PravadaNews – Maskapai kebanggaan Tanah Air, Garuda Indonesia turun peringkat menjadi maskapai 4-Star oleh lembaga pemeringkat layanan penerbangan dunia Skytrax.
Sebelumnya, Garuda Indonesia merupakan maskapai 5-Star versi Skytrax.
Dalam rilisnya, Skytrax menyatakan Garuda Indonesia tersertifikasi sebagai maskapai bintang 4 atas kualitas produk bandara dan dalam pesawat serta layanan stafnya.
Skytrax mengatakan bahwa Garuda Indonesia saat ini sedang melakukan upaya restrukturisasi.
“Garuda Indonesia, yang dulunya merupakan maskapai bintang 5, sedang menjalani masa restrukturisasi,” tulis pernyataan Skytrax dikutip pada Rabu (4/3/2026).
Baca juga: Cadangan BBM Nasional Aman 20 Hari ke Depan
Penurunan peringkat itu berkaitan denban layanan maskapai, fasilitas, dan staf di maupun staf di darat.
“Dengan banyaknya produk di dalam pesawat dan fasilitas darat kini sudah sangat ketinggalan zaman dan perlu ditingkatkan atau dimodernisasi,” jelas pernyataan Stytrax.
“Peringkat Garuda Indonesia telah diturunkan menjadi status maskapai bintang 4.”
Skytrax menilai, pelayanan dan fasilitas dari Garuda Indonesia sudah terlalu usang dan menurun.
Sehingga, hal itu membuat Garuda Indonesia turun peringkat menjadi 4-Star.
“Meskipun standar layanan staf tetap baik, standar produk telah menurun terlalu drastis dalam beberapa tahun terakhir untuk mempertahankan tingkat peringkatnya,” tutup Skytrax dalam rilisnya.















