PravadaNews – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sejumlah wilayah di Sumatera Utara berpotensi diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang pada Rabu (11/3/2026).
Prakirawan BBMKG wilayai I, Lestari Irene Purba di Medan, Selasa (10/3), mengatakan, secara spesipik cuaca di Sumatera Utara pada Rabu (11/3) pagi berawan dan berpotensi hujan ringan di Serdang Bedagai, Batu Bara, Tebing Tinggi, serta beberapa wilayah di Kepulauan Nias seperti Nias Barat, Nias Selatan, dan Nias Utara.
Memasuki siang hingga sore hari, kondisi cuaca diperkirakan masih didominasi berawan dengan peluang hujan ringan di sebagian besar wilayah Sumatera Utara. Namun demikian, terdapat potensi hujan dengan intensitas lebat di wilayah Kepulauan Nias, meliputi Nias Barat, Nias Selatan, Nias Tengah, dan Nias Utara.
Baca juga: Andi Agtas Resmikan 2.651 Posbakum | Pravada News
Pada malam hari hingga dini hari, cuaca di Sumatera Utara diperkirakan tetap berawan dengan potensi hujan ringan di sejumlah wilayah.
BMKG juga memprakirakan suhu udara di Sumatera Utara berkisar antara 13 hingga 33 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan udara antara 67 hingga 100 persen. Sementara itu, angin bertiup dari arah selatan hingga timur dengan kecepatan sekitar 3 hingga 7 kilometer per jam.
“Diimbau kepada masyarakat, khususnya yang berada di wilayah pantai barat dan pegunungan bagian barat Sumatera Utara, agar tetap waspada terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor,” katanya.
Sementara Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Belawan, Rizky Ramadhan, menyebutkan Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari Barat Laut hingga Timur Laut dengan kecepatan angin berkisar 5 – 20 knot, sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan umumnya bergerak dari Barat Daya hingga Barat Laut dengan kecepatan angin berkisar 6- 30 knot.
Sejumlah perairan di Sumatera Utara berpotensi diterjang gelombang tinggi 1,25 hingga 2,5 meter dari 11 hingga 13 Maret 2026. Seperti di Perairan Timur Kepulauan Nias Perairan Kepulauan Batu, Samudra Hindia barat Kepulaan Nias, Perairan Barat Kepulauan Nias dan Perairan Barat Kepulauan Batu.
Kepada nelayan yang menggunakan perahu diminta waspada jika angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 Meter. Demikian juga dengan kapal tongkang juga harus wasapda jika kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter.















