PravadsNews– Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Rini Widyantini, mengingatkan fasilitas layanan kesehatan publik tetap menjamin pelayanan inklusif bagi kelompok rentan selama masa libur panjang keagamaan, termasuk menjelang Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 2026.
Menurut Rini, tingginya mobilitas masyarakat pada periode mudik menuntut kesiapan layanan kesehatan yang tidak hanya tetap beroperasi, tetapi juga memperhatikan kebutuhan khusus kelompok tertentu.
“Layanan publik tentunya harus memperhatikan berbagai kebutuhan khusus kelompok rentan, seperti lansia, difabel, ibu hamil, dan anak-anak,” kata Rini dalam keterangannya di Jakarta, dikutip Selasa (17/3/2026).
Baca juga : 52 Ribu Penumpang Berangkat dari Daop 1
Pernyataan itu disampaikan Rini saat meninjau kesiapan layanan kesehatan di Rumah Sakit Kanker Dharmais, Jakarta. Dalam kunjungan tersebut, Rini didampingi Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin untuk melihat langsung alur pelayanan pasien.
Adapun peninjauan mencakup sejumlah layanan utama rumah sakit, mulai dari proses pendaftaran pasien hingga layanan medis. Rini juga memeriksa kesiapan fasilitas penting seperti instalasi gawat darurat, layanan rawat inap, serta terapi kanker.
Selain itu, Rini menilai kesiapan tenaga kesehatan, ketersediaan sarana dan prasarana pelayanan, hingga informasi layanan bagi masyarakat, termasuk standar pelayanan dan mekanisme pengaduan.
Rini menyebut, kehadiran aparatur sipil negara di sektor layanan publik menjadi faktor penting agar pelayanan tetap berjalan selama masa libur Lebaran.
“Pelayanan publik yang sigap, cepat, dan terkoordinasi adalah prioritas utama selama masa mudik. Terima kasih kepada seluruh ASN yang tetap bertugas dan hadir untuk menyuguhkan pelayanan yang berkualitas kepada masyarakat selama Lebaran,” ucap Rini.
Rini menambahkan pemerintah memahami kebutuhan layanan kesehatan tidak berhenti pada masa libur panjang.
“Penyelenggara layanan kesehatan diminta memastikan layanan tetap tersedia agar masyarakat dapat mengakses pelayanan ketika dibutuhkan,” pungkas Rini.















