PravadaNews– PT Kereta Api Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung menyatakan tiket kereta yang disediakan selama angkutan Lebaran 2026 sebanyak 345.840 tempat duduk, sampai dengan Selasa ini atau H-4 telah laku sekitar 81 persen.
Manajer Humas KAI Daop 2 Bandung Kuswardojo menjelaskan tingkat keterisian atau okupansi selama angkutan Lebaran 2026 dari 11 Maret 2026 sampai 1 April 2026, sebanyak 280.468 tiket terjual.
“Itu perhitungan per tanggal 17 Maret 2026. Yang artinya okupansi telah mencapai 81,1 persen dari total 345.840 tempat duduk yang disediakan,” kata Kuswardojo di Bandung, Jawa Barat, dikutip Rabu (18/3/2026).
Baca juga : 52 Ribu Penumpang Berangkat dari Daop 1
Lebih lanjut, Kuswardojo menjelaskan sebanyak sekitar 10 ribu pemudik telah keluar Bandung menuju ke kampung halamannya dengan menggunakan kereta api pada H-4 Lebaran 2026 ini.
Kuswardojo menjelaskan sekitar 10 ribu pemudik keluar Bandung dari dua stasiun utama yakni Stasiun Bandung sebanyak 5.466 penumpang dan Stasiun Kiaracondong 5.174 pemudik.
“Secara total yang berangkat hari ini dari seluruh stasiun di Daop 2 Bandung sebanyak 16.630 orang, dengan yang terbanyak dari Bandung,” ujar Kuswardojo.
Kuswardojo mengatakan secara kumulatif penumpang yang berangkat sejak tanggal 11 Maret 2026 sampai 17 Maret 2026 dari Stasiun Bandung sebanyak 34.766 penumpang, sementara dari Stasiun Kiaracondong pada periode yang sama sebanyak 30.756 penumpang.
Sedangkan total penumpang berangkat secara kumulatif dari seluruh stasiun di Daop 2 Bandung dari 11 Maret sampai dengan 17 Maret 2026 sebanyak 113.657 pemudik.
Untuk penumpang yang datang di Daop 2 Bandung dalam arus mudik ini, lanjut Kuswardojo, secara kumulatif dari 11 Maret sampai dengan 17 Maret 2026 sebanyak 101.762 pemudik, dengan yang terbanyak di Stasiun Bandung 27.276 orang, dan Kiaracondong 13.216 penumpang.
Untuk tanggal 17 Maret 2026 ini penumpang turun di seluruh stasiun di Daop 2 Bandung sebanyak 15.801 orang dengan Stasiun Bandung dan Kiaracondong masih yang terbanyak dengan masing-masing 4.682 orang dan 2.063 orang.















