PravadaNews – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasional (Daop) 1 Jakarta menetapkan masa Angkutan Lebaran 2026 berlangsung mulai 11 Maret hingga 1 April 2026.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo mengatakan, hingga 18 Maret 2026 pukul 07.00 WIB, penjualan tiket dan okupansi kereta api jarak jauh menunjukkan trean tinggi, khususnya pada periode arus mudik.
Franoto menyampaikan, minat masyarakat menggunakan kereta api pada masa Angkutan Lebaran 2026 ini sangat tinggi, terutama di tanggal menjelang Hari Raya.
“Pada periode 11 hingga 20 Maret 2026 atau masa pra-Lebaran, penjualan tiket KA Jarak Jauh mencapai 477.013 tiket,” kata Franoto dalam keterangannya kepada PravadaNews, Rabu (18/3/2026).
Baca Juga: Daop 1 Jakarta Siapkan 1,08 Juta Kursi
Franoto mengatakan, kursi pada tanggal mendekati Lebaran hanya tersisa kurang dari 500 kursi.
“Bahkan pada tanggal-tanggal tertentu, sisa tempat duduk rata-rata kurang dari 500 seat per hari atau sudah mendekati penuh,” ujar Franoto.
PT KAI Daop 1 Jakarta mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan ketersediaan tiket. Sebab, pemerintah telah memberikan stimulus berupa diskon harga tiket kepada calon penumpang.
“KAI mengajak masyarakat untuk segera memanfaatkan ketersediaan tiket yang masih ada, termasuk program diskon, serta merencanakan perjalanan dengan baik untuk kenyamanan bersama,” pungkas Franoto.















