PravadaNews – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta mencatat tingginya minat masyarakat menggunakan kereta api selama masa Angkutan Lebaran 2026 yang berlangsung pada 11 Maret hingga 1 April 2026.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo mengatakan, hingga 22 Maret 2026 pukul 09.00 WIB, tingkat okupansi Kereta Api (KA) Jarak Jauh mencapai 73 persen dengan total 790.692 tiket telah terjual.
“Tren pergerakan penumpang menunjukkan peningkatan signifikan sejak awal periode angkutan Lebaran,” kata Franoto dalam keterangannya, Minggu (22/3/2026).
Franoto menyebutkan, penjualan tiket tercatat alami peningkatan yang siginifikan pada pasca Lebaran.
Baca Juga: 767 Ribu Tiket Kereta Terjual
“Pada periode 11 hingga 20 Maret 2026 atau masa pra-Lebaran, tercatat sebagai periode dengan penjualan tertinggi, yakni sebanyak 483.389 tiket KA Jarak Jauh telah dipesan masyarakat,” kata Franoto.
Pada 22 Maret 2026 (data dinamis), volume penumpang KA Jarak Jauh yang berangkat dari wilayah Daop 1 Jakarta tercatat sebanyak 41.754 penumpang, sementara kedatangan mencapai 41.663 penumpang.
“Secara kumulatif, jumlah penumpang berangkat selama periode 11–22 Maret 2026 telah mencapai 579.083 penumpang,” kata Franoto.
Franoto menambahkan, PT KAI Daop 1 Jakarta berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh masyarakat.
“KAI berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan tepat waktu bagi seluruh pelanggan selama masa Angkutan Lebaran 2026,” pungkas Franoto.















