PravadaNews – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyerukan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan di tengah dinamika global yang dinilai berpotensi berdampak ke dalam negeri.
Hal itu disampaikan Sigit saat kegiatan buka puasa bersama organisasi kemasyarakatan (ormas), organisasi kepemudaan (OKP), mahasiswa, dan unsur masyarakat sipil di Gedung PTIK, Jakarta Selatan, Kamis (26/2).
“Artinya kita tentunya harus terus bersiap-siap menghadapi implikasi dari dampak global dan tentunya kita butuh persatuan dan kesatuan,” kata Sigit dalam keterangan resminya dikutip Jumat (27/2/2026).
Menurut Sigit, stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) menjadi prasyarat utama agar agenda pembangunan pemerintah tetap berjalan. Sigit menilai, tanpa kondisi keamanan yang kondusif, target pembangunan nasional akan sulit tercapai.
“Tentunya kegiatan ini bagian dari upaya kita untuk terus merajut persatuan dan kesatuan untuk bisa mendukung apa yang menjadi program pemerintah dalam rangka mewujudkan program-program Asta Cita,” tutur Sigit.
Baca Juga: Kapolri Ajak Media Perkuat Sinergi
Dalam kesempatan itu, Sigit juga menekankan bahwa Polri tetap membuka ruang demokrasi bagi mahasiswa dan kelompok pemuda untuk menyampaikan aspirasi. Mantan Ajudan Presiden Joko Widodo itu menyebut penyampaian pendapat sebagai bagian dari sistem demokrasi yang dijamin.
“Namun di satu sisi ada satu titik di mana kita bersama-sama harus bersatu, bahu-membahu untuk menjaga agar negara ini tetap bisa bertumbuh dengan baik karena stabilitas Kamtibmas itu menjadi salah satu modal utama sebagai prasyarat untuk kita bisa melaksanakan pembangunan,” ujar Sigit.
Sigit memastikan Korps Bhayangkara siap menerima evaluasi dan kritik publik. Sigit juga menyebut keterbukaan itu sebagai bagian dari mandat reformasi kepolisian.
“Polri siap juga untuk selalu dievaluasi dan dikritik untuk supaya bisa mengantarkan Polri ini sesuai dengan mandat dan amanat reformasi menjadi civilian police yang bisa dekat dan dicintai masyarakat,” tuturnya.
Lebih jauh, Sigit berharap iklim demokrasi yang terjaga dan situasi kamtibmas yang kondusif dapat menjadi fondasi menuju visi Indonesia Emas 2045.
“Oleh karena itu, saya titip agar institusi ini terus dijaga dan dirawat sehingga kita bersama-sama bisa menjaga, bisa mengarah, dan mewujudkan apa yang menjadi cita-cita besar bangsa kita mencapai tujuan nasional menuju Indonesia Emas 2045,” pungkas Sigit.















