Menteri Perdagangan Budi Santoso (Foto: dok Instagram @budisantosoofficial)

Beranda / Ekonomi / Ekspor Indonesia ke Timur Tengah Stabil

Ekspor Indonesia ke Timur Tengah Stabil

PravadaNews – Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menyebut kenaikan biaya pengangkutan menjadi kendala utama ekspor Indonesia ke kawasan Timur Tengah. Meski demikian, Budi memastikan permintaan dari negara-negara di kawasan tersebut masih relatif stabil.

Budi mengatakan informasi mengenai kondisi ekspor tersebut diperoleh dari pelaku usaha yang tergabung dalam Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI).

“Iya, mereka (eksportir) menyampaikan memang ada beberapa pengaruh, terutama untuk ekspor ke Timur Tengah,” kata Budi, Jumat, (13/3/2026). 

Baca juga: Mendag Siap Lawan Tarif Sementara AS

Menurut Budi, peningkatan biaya logistik menjadi tantangan yang dihadapi eksportir dalam mengirimkan barang ke kawasan tersebut.

“Permintaan dari Timur Tengah sebenarnya tidak turun. Yang menjadi naik itu (biaya) angkutannya,” ujar Budi.

Kendati menghadapi kenaikan biaya transportasi, Budi mengatakan aktivitas ekspor Indonesia ke Timur Tengah tetap berjalan seperti biasa.

Budi menyebut para eksportir masih melanjutkan pengiriman berbagai komoditas ke negara-negara di kawasan tersebut.

“Pemerintah berharap kondisi logistik global dapat segera membaik agar kegiatan perdagangan internasional, termasuk ekspor Indonesia, dapat berlangsung lebih lancar,” pungkas Budi.

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *