PravadaNews – Pemerintah terus menggodok skema penyelesaian masalah pengelolaan Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh).
Salah satu opsi yang sedang dibahas secara serius adalah rencana pengambilalihan saham PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) oleh Kementerian Keuangan.
Chief Operating Officer (COO) BPI Danantara, Dony Oskaria membenarkan adanya berbagai alternatif solusi yang sedang didiskusikan. Ia memastikan seluruh keputusan final akan diumumkan nanti untuk menghindari spekulasi yang tidak perlu.
“Iya, kemungkinan, ini sedang kita… insyaallah mudah-mudahan sebentar lagi selesai, kita pikirin satu-satu kan. Ada beberapa skema tentunya, nanti saya akan update karena kalau sekarang belum final kita update nanti takut ramai lagi,” kata Dony di Jakarta Pusat, Dikutip Rabu (8/4/2026).
Baca juga: Tiket Whoosh Terjual Laris
Dony menargetkan, dalam waktu satu hingga dua bulan ke depan, semua opsi penyelesaian ini harus sudah menghasilkan keputusan yang pasti. Proses ini juga sekaligus menjadi momen untuk merapikan posisi masing-masing BUMN agar kembali fokus pada bidang usaha utamanya.
“Masih ada beberapa opsi pokoknya. Semua penyelesaian itu, jadi apakah opsi A, Opsi B, tapi 1-2 bulan ini akan selesai,” sebut Dony.
Lebih jauh, Dony menjelaskan, pemerintah ingin memastikan setiap BUMN bekerja sesuai porsi dan keahlian. Sebagai contoh, kontraktor seperti PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) yang saat ini tergabung dalam konsorsium, nantinya akan dikembalikan fokusnya hanya pada sektor konstruksi, tidak lagi mengurusi operasional kereta api.
“Itu kita beresin sekalian, kan kita maunya sekali selesai tuntas semua kita kembalikan lagi ke porsinya, misalnya WIKA memang bukan bidangnya di situ kita akan fokus ke kontraktor,” ujar Dony.
Di kesempatan terpisah, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengonfirmasi bahwa pembahasan dengan Danantara sebenarnya sudah mencapai tahap akhir. Menurutnya, keputusan bulat sudah ada, namun masih menunggu waktu yang tepat untuk diresmikan.
“Anda kata dari siapa? Rapatnya sudah putus,” kata Purbaya .
“Pokoknya sudah selesai tapi nanti akan diumumkan pada saatnya,” tegas Purbaya.















