Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti (Foto; dok Instagram @dyahroroestiwp)

Beranda / Ekonomi / RI Perkuat Dagang dengan Singapura

RI Perkuat Dagang dengan Singapura

PravadaNews– Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti menegaskan komitmen Indonesia memperkuat kerja sama perdagangan dengan Singapura dan Malaysia, sekaligus mendorong peningkatan ekspor bernilai tambah dalam pertemuan bilateral di sela 32nd ASEAN Economic Ministers (AEM) Retreat di Taguig, Filipina.

Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti memperkuat kerja sama perdagangan dan investasi Indonesia dengan Singapura dan Malaysia melalui serangkaian pertemuan bilateral pada Jumat,(13/3).

Pertemuan tersebut berlangsung di sela forum 32nd ASEAN Economic Ministers (AEM) Retreat di Taguig, Filipina.

Roro mengatakan pemerintah berkomitmen menjaga kerja sama perdagangan yang terbuka dan inklusif di kawasan.

“Melalui rangkaian pertemuan bilateral tersebut, Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kerja sama perdagangan yang terbuka, inklusif, dan berorientasi pada pertumbuhan ekonomi kawasan,” kata Roro dalam keterangan resminya dikutip Senin (16/3/2026).

Baca juga : Ekspor Indonesia ke Timur Tengah Stabil

Dalam pertemuan dengan Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Perdagangan dan Industri Singapura Gan Kim Yong, pemerintah menyoroti tren positif hubungan perdagangan kedua negara.

Adapun nilai perdagangan Indonesia dan Singapura tercatat meningkat 14,6 persen dalam lima tahun terakhir, dari 16,85 miliar dolar Amerika Serikat pada 2020 menjadi 19,32 miliar dolar AS pada 2025.

Roro menilai peningkatan tersebut membuka peluang bagi Indonesia untuk memperluas komposisi ekspor, terutama produk dengan nilai tambah yang lebih tinggi.

“Hubungan perdagangan Indonesia dan Singapura menunjukkan perkembangan yang sangat positif. Ke depan, kami melihat peluang besar untuk memperluas kerja sama, khususnya dalam mendorong ekspor produk Indonesia yang bernilai tambah lebih tinggi,” ujar Roro.

Dalam pertemuan itu, kata Roro, Indonesia juga menegaskan komitmennya melanjutkan proses aksesi terhadap Comprehensive and Progressive Agreement for Trans-Pacific Partnership (CPTPP).

Roro menyebut, pemerintah memandang perjanjian tersebut sebagai kerangka kerja perdagangan modern yang dapat memperkuat integrasi ekonomi kawasan Indo-Pasifik.

“Indonesia berkomitmen melanjutkan proses aksesi CPTPP sebagai bagian dari agenda transformasi ekonomi nasional dan untuk memperkuat integrasi Indonesia dalam sistem perdagangan global yang berbasis aturan,” kata Roro.

Selain CPTPP, lanjut Roro, kedua pihak turut membahas perkembangan sejumlah agenda kerja sama ekonomi regional, seperti negosiasi ASEAN Digital Economy Framework Agreement (DEFA) dan implementasi Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP).

Roro mengatakan Indonesia mendorong berbagai inisiatif kerja sama regional tersebut terus diperkuat guna menopang pertumbuhan ekonomi kawasan.

“Indonesia mendorong agar berbagai inisiatif kerja sama ekonomi regional, termasuk DEFA dan RCEP, dapat terus diperkuat guna mendukung pertumbuhan ekonomi kawasan yang inklusif dan berkelanjutan,” pungkas Roro.

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *