Drone buatan Iran dipamerkan dalam sebuah acara di provinsi Semnan pada Januari 2021. (Foto: Dok. Press TV)

Beranda / Mancanegara / Tentara Iran Bombardir Pabrik Petrokimia Israel

Tentara Iran Bombardir Pabrik Petrokimia Israel

PravadaNews – Tentara Iran melancarkan operasi drone skala besar pada Selasa pagi terhadap infrastruktur petrokimia Israel di dekat Dimona, pusat pemeliharaan angkatan laut AS di Uni Emirat Arab (UEA), dan fasilitas radar serta perumahan Amerika di Kuwait.

“Sebagai tanggapan atas agresi musuh Amerika-Zionis terhadap industri petrokimia Iran dan infrastruktur lainnya, unit pembangkit listrik dan sumber penyimpanan bahan bakar industri petrokimia di selatan wilayah pendudukan dekat Dimona, pusat pemeliharaan Angkatan Laut AS di pelabuhan Jebel Ali di UEA, dan sistem radar serta bangunan perumahan pasukan Amerika di Pangkalan Udara Ahmed Al Jaber di Kuwait telah menjadi sasaran serangan drone besar-besaran,” kata Tentara Iran dalam sebuah pernyataan, melansir dari Press TV, Rabu (8/4/2026).

Baca Juga: Rusia Ancam Baltik soal Drone Ukraina

Zona industri Dimona sangat sensitif terhadap ekonomi dan keamanan Israel. Di sana terdapat kompleks kimia terbesar rezim di gurun Negev.

Unit pembangkit listrik dan fasilitas penyimpanan bahan bakar terletak di sana, dan bahan kimia yang diproduksi digunakan untuk tujuan militer tertentu, kata Tentara.

Pusat pemeliharaan Angkatan Laut AS di pelabuhan Jebel Ali di UEA adalah salah satu pelabuhan sandar terbesar untuk kapal angkatan laut Amerika di kawasan tersebut. Lembaga ini menyediakan layanan dukungan dan perbaikan penting bagi armada AS.

Pangkalan Udara Ahmed Al Jaber di Kuwait menampung personel militer Amerika. Pangkalan ini memiliki sistem radar dan hanggar yang mampu menampung berbagai pesawat militer. Unit ke-332 Angkatan Udara AS ditempatkan di sana.

Angkatan Darat Iran mendedikasikan operasi hari Selasa tersebut kepada “para prajurit tanpa nama, insinyur kreatif, pekerja keras, dan semua yang terlibat dalam industri minyak, petrokimia, dan energi Iran.”

“Para pionir yang, selama perang, dengan keteguhan, keahlian, dan pengorbanan teladan mereka, mencegah terhentinya siklus produksi, cahaya, dan harapan di negeri ini.”

Amerika Serikat dan Israel melancarkan perang ilegal dan tanpa provokasi terhadap Iran pada 28 Februari. Mereka membunuh Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyyed Ali Khamenei dan menargetkan situs nuklir, sekolah, dan rumah sakit.

Hampir 100 gelombang serangan rudal dan drone di bawah Operasi True Promise 4 telah menghantam wilayah yang diduduki Israel dan aset Amerika Serikat di wilayah tersebut setiap hari.

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *