PravadaNews – Anggota Komisi VII DPR RI, Siti Mukaromah, berharap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memanfaatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) secara optimal memperkuat ketahanan usaha di tengah situasi ketidakpastian ekonomi global yang semakin kompleks.
Dalam keterangannya, sosok yang akrab disapa Siti itu menekankan program KUR diharapkan menjadi akses tulang punggung penguatan ekonomi masyarakat, khususnya kelompok menengah ke bawah.
Diketahui pemerintah sendiri juga telah mengalokasikan dana KUR sebesar sekitar Rp300 triliun yang dapat diakses oleh pelaku UMKM di seluruh Indonesia.
Alokasi dana KUR itu diharapkan akan menjadi sumber pembiayaan penting, baik untuk memulai usaha baru maupun mengembangkan bisnis yang telah berjalan.
Siti menilai pentingnya sosialisasi program KUR secara masif agar seluruh lapisan masyarakat dapat memanfaatkannya untuk memulai modal usaha demi pertumbuhan ekonomi Indonesia.
“Program ini harus benar-benar sampai ke masyarakat, mereka tahu, lalu memanfaatkannya secara optimal untuk meningkatkan usahanya,” ungkap Siti, dikutip Sabtu (4/4/2026).
Baca juga : DPR Usul Batasi Pemberian Subsidi Avtur
Sebagai informasi Skema KUR telah menawarkan plafon pinjaman mulai dari Rp1 juta hingga Rp100 juta. Bahkan, untuk angka nominal tertentu, tersedia fasilitas tanpa agunan yang dapat menjadi akses peluang besar bagi pelaku usaha di berbagai daerah.
Atas dasar itu, peran KUR, menurut Siti akan tetap strategis, terutama di tengah kebijakan efisiensi soal anggaran. Program Kur ini dinilai mampu menjadi instrumen penting dalam menjaga keberlanjutan dan pertumbuhan UMKM.
Siti menyebut UMKM merupakan pilar utama dalam perekonomian nasional. Keberadaan sektor ini tidak hanya menopang ekonomi masyarakat menengah ke bawah, tetapi juga berkontribusi terhadap stabilitas ekonomi daerah.
Dengan akses pembiayaan yang lebih mudah melalui KUR, pelaku usaha kecil juga diharapkan dapat meningkatkan kapasitas produksi serta memperluas ruang relasi dan jangkauan pasar.
Siti juga menyoroti pentingnya sosialisasi yang efektif agar informasi terkait KUR dapat menjangkau hingga ke pelosok daerah.
Siti berharap kegiatan sinergi antara pemerintah dan berbagai pihak dapat terus ditingkatkan untuk memastikan program KUR bermanfaat ke masyarakat luas.
“UMKM masih menjadi bagian penting dalam penguatan ekonomi masyarakat, khususnya bagi kelompok menengah ke bawah,” tutup Siti.














