Kampanye Wenanam Pohon. (Foto: Dok. jerhemynemo)

Beranda / Nasional / Dari Kampanye Lingkungan Menuju Ekonomi Berkelanjutan

Dari Kampanye Lingkungan Menuju Ekonomi Berkelanjutan

PravadaNews – Gerakan lingkungan berbasis masyarakat masih menghadapi tantangan untuk memiliki model ekonomi yang mampu menjaga keberlanjutan. Kondisi tersebut mendorong perlunya pengelolaan sumber daya alam yang tidak hanya menjaga ekosistem, tetapi juga menciptakan nilai ekonomi bagi masyarakat.

Direktur Program Trend Asia Ahmad Asrof Birly, menilai pemanfaatan sumber daya alam perlu diarahkan agar manfaat ekonominya dapat dirasakan lebih luas.

Pendekatan tersebut diperlukan agar kebijakan lingkungan tidak berhenti pada perlindungan alam, tetapi juga memperhatikan masyarakat yang terdampak dari aktivitas ekonomi.

“Bagaimana memastikan bahwa sumber daya alam ini menjadi manfaat, termasuk manfaat apa yang mau didistribusikan kepada kelompok yang tidak diakui haknya,” ucap Ahmad, dikutip Jumat (10/7/2026).

Lebih lanjut, pengkaji tata kelola lingkungan tersebut menyoroti tantangan ekonomi berbasis ekstraksi yang masih memengaruhi pengelolaan sumber daya alam.

Sehubungan dengan itu, pembangunan perlu memperhatikan distribusi manfaat agar keuntungan ekonomi tidak hanya terkonsentrasi pada pelaku usaha tertentu. Pemerhati transisi energi itu menjelaskan pengembangan ekonomi hijau butuh perubahan pengelolaan sumber daya alam.

Kebijakan pembangunan dinilai perlu membuka ruang bagi keterlibatan masyarakat agar aktivitas ekonomi berjalan selaras dengan keberlanjutan lingkungan.

Sementara itu, Jerhemy Owen, Content Creator Lingkungan dan Anggota Katadata Expert Panel, melihat tantangan ekonomi hijau juga berada pada kemampuan mengubah kepedulian publik menjadi aksi nyata. Aktivis lingkungan tersebut mendorong keterlibatan masyarakat melalui komunitas agar gerakan lingkungan tidak berhenti sebagai aktivitas digital.

“Menurut aku salah satu tantangan terbesar adalah bagaimana kita mengubah aksi dari media sosial, itu cuma komentar, cuma like, sampai menjadi aksi kita,” kata Owen, Minggu (5/7).

Lebih lanjut, penggerak kampanye lingkungan berbasis anak muda tersebut menjelaskan program lingkungan membutuhkan perencanaan ekonomi agar dapat berjalan dalam jangka panjang. Dimana keseimbangan antara lingkungan, masyarakat, dan keuntungan menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan sebuah gerakan.

Seperti diketahui, pengembangan ekonomi hijau membutuhkan dukungan kebijakan, partisipasi masyarakat, dan model pendanaan yang berkelanjutan. Kolaborasi tersebut menjadi faktor penting agar gerakan lingkungan berkembang menjadi aktivitas ekonomi yang memberikan manfaat sekaligus menjaga kelestarian alam.

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *