PravadaNews – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menurunkan suhu udara. Hal itu dilakukan lantaran akan adanya Jakarta Running Festival yang berlangsung pada 24-25 Oktober 2026.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung telah menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta untuk berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) guna mempersiapkan pelaksanaan operasi tersebut.
“Saya sudah memerintahkan kepada Badan Penanggulangan Bencana untuk melakukan OMC,” ujar Pramono dalam keterangannya, dikutip Jumat (23/10/2026).
Adapun modifikasi cuaca tersebut akan dilakukan hari ini, Jumat. Dengan cara OMC, Pramono berharap dapat segera turun hujan sehingga suhu udara di Jakarta menjadi lebih sejuk.
Selain itu, pelaksanaan OMC juga berpotensi diperpanjang hingga 25 Oktober 2026 apabila kondisi awan memenuhi persyaratan untuk dilakukan modifikasi cuaca.
Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta, Chico Hakim, mengatakan operasi tersebut diprioritaskan untuk meningkatkan kenyamanan masyarakat di tengah aktivitas di Ibu Kota.
“OMC dilakukan untuk membantu menyejukkan suhu udara bagi warga Jakarta secara umum. Pelaksanaan sepenuhnya bergantung pada ketersediaan awan yang memenuhi syarat, dan Pemprov terus berkoordinasi dengan BMKG serta BPBD agar berjalan aman dan optimal,” ujar Chico.
Menurut Chico, pelaksanaan operasi tidak dapat dilakukan tanpa mempertimbangkan kondisi atmosfer. Ketersediaan awan yang memenuhi persyaratan menjadi salah satu faktor penentu pelaksanaan OMC.
Untuk dilakukan modifikasi cuaca, BPBD DKI Jakarta telah menyiapkan posko operasi di Pondok Cabe. Koordinasi dengan BMKG dan perangkat daerah terkait juga dilakukan untuk memastikan pelaksanaan operasi berjalan sesuai kondisi cuaca.
Pemprov DKI Jakarta berharap upaya modifikasi cuaca dapat membantu menciptakan kondisi lingkungan yang lebih nyaman bagi masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan.














