Wakil Ketua Komisi IX DPR Yahya Zaini. (Foto: Dokumen DPR RI)

Beranda / Politik / DPR Desak BGN Terjun Awasi Menu MBG

DPR Desak BGN Terjun Awasi Menu MBG

PravadaNews – Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Yahya Zaini mendesak Badan Gizi Nasional (BGN) untuk segera terjun ke lapangan untuk memastikan kualitas MBG sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ditentukan.

Pernyataan itu disampaikan Yahya merespon kabar menu Makan Gizi Gratis (MBG) pada bulan suci ramadhan di berbagai daerah ditengarai tidak memenuhi asupan gizi makanan.

“Saya mendesak seluruh aparat BGN untuk turun ke lapangan meningkatkan pengawasan yang ketat di daerah-daerah binaannya,” ujar Yahya dikutip Kamis (26/2/2026).

Baca juga: ICW Kritik Aparat-Parpol Soal SPPG MBG

Sebagai informasi, pemerintah yang diwakili oleh BGN telah resmi menetapkan nilai anggaran menu makanan MBG sebesar Rp 15 ribu. Namun anggaran itu tak sepenuh nya dialokasikan untuk makanan MBG per porsi.

Adapun besaran anggaran makan per porsi MBG sebesar Rp 10.000 kemudian Rp 2.000 untuk insentif yayasan dan Rp 3.000 untuk biaya operasional.

“Sesuai peruntukannya, anggaran makanan untuk MBG adalah Rp 10 ribu. Kalau 15 ribu, itu rinciannya Rp 2.000 untuk insentif yayasan, Rp 3.000 untuk operasional, Rp 10 ribu untuk makan MBG,” ungkap Yahya.

Sementara itu, Yahya menyoroti kabar mengenai adanya dugaan penyelewengan menu selama bulan suci ramadhan yang nilai total harga nya disinyalir tidak sesuai dengan ketentuan.

Ia mengatakan di berbagai daerah masyarakat diduga menemukan menu makanan per porsi ditaksir hanya menyentuh Rp 8.000 dari total seharusnya sebesar Rp 10.000.

Adapun taksiran harga itu muncul berdasarkan hasil nilai konversi menu MBG per porsi yang telah di distribusikan ke masyarakat pada bulan suci ramadhan.

“Yang terdiri atas roti kering, kurma, telur, susu dan pisang/buah. Masyarakat sudah bisa menghitung harga MBG selama bulan Ramadan,” ujarnya.

“Sehingga banyak orang tua yang protes karena kecukupan gizinya berkurang. Bahkan tidak sedikit pula yang menolak MBG,” tutur Yahya.

Atas dasar itu, Yahya meminta BGN untuk segera melakukan investigasi ke lapangan dalam rangka memastikan kualitas menu MBG sudah sesuai dengan aturan yang ditentukan.

“BGN tidak boleh diam, harus turun ke lapangan memastikan kualitas dan keamanan MBG selama Ramadan tetap terjamin. Tidak boleh berkurang sedikit pun kualitas gizinya,” kata Yahya.

Yahya menyebut kegiatan sidak dilapangan perlu dilakukan apalagi pada saat ramadhan MBG akan di distribusikan ke masyarakat hanya tiga hari sekali.

Yahya menegaskan, kunjungan sidak ke lapangan itu dilakukan sebagai bentuk komitmen dari BGN untuk memastikan asupan pemenuhan gizi tetap sesuai dengan aturan yang ditentukan.

“Jika terjadi dapur SPPG yang nakal yang tidak memenuhi standar operasional kecukupan gizi dan keamanan makanan harus dikasih sanksi yang tegas, mulai teguran sampai diberhentikan sementara,” terang Yahya.

Yahya menambahkan, masukan dari masyarakat terkait MBG itu harus menjadi pedoman dasar bagi petinggi BGN untuk melakukan pembenahan demi mendukung program pemerintah.

“Adanya gangguan dan protes dari warga dapat mengganggu kekhidmatan dan kekhusyukan ibadah puasa. Saya minta BGN ikut menjaga ketenteraman orang-orang yang berpuasa,” tutup Yahya.

Sebelumnya, menu MBG mendapat beragam kritik masyarakat karena diduga tidak sesuai dengan nilai anggaran yang ditentukan. Adapun kondisi itu dinilai berdampak pada terganggunya asupan gizi kepada anak-anak.

Salah satu contoh kasus kritik masyarakat terkait menu MBG yang nilai nya tidak sesuai dengan aturan diduga terjadi di daerah Palu, Sulawesi Tengah.

Adapun kasus itu telah menjadi sorotan nasional usai seorang guru SDN Kayumalue mengunggah rekaman video di media sosial bernarasi mengenai kritik menu MBG yang nilainya diduga tidak sesuai dengan anggaran yang ditetapkan. (GIB)

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *