Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Sugiono. Dok. Kementerian Luar Negeri (Kemlu)

Beranda / Mancanegara / Yordania Dukung Indonesia Kirim 8.000 TNI ke Gaza

Yordania Dukung Indonesia Kirim 8.000 TNI ke Gaza

PravadaNews – Yordania memberikan dukungan atas rencana Indonesia yang akan mengirim pasukan perdamaian ke Gaza, Palestina.

Kabar dukungan Yordania itu disampaikan Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Sugiono usai mendampingi Presiden Prabowo Subianto melakukan pertemuan bilateral dengan Raja Abdullah II, di Istana Basman, Amman, Yordania, Rabu (25/2/2026).

“Yordania siap memberikan dukungan dan support kepada Indonesia pada saat nanti kita mengirimkan pasukan,” kata Sugiono dalam keterangannya dikutip Sabtu (28/2/2026).

Sugiono juga menyampaikan, Indonesia dan Yordania dalam pertemuan bilateral itu juga membahas terkait kerja sama militer.

“Ada beberapa progres yang berjalan dan akan ada follow-up di beberapa hal yang masih dibutuhkan untuk ditindaklanjuti,” kata Sugiono.

Baca Juga: AS Minta Iran Serahkan Cadangan Nuklir

Sugiono mengatakan, Yordania mendukung pengiriman 8.000 pasukan Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke Gaza melalui Pasukan Stabilisasi Internasional atau International Stabilization Force (ISF).

Menlu Sugiono mengungkapkan, Indonesia ditunjuk sebagai Wakil Komandi ISF di bidang opersi.

Sekretaris Jenderal Partai Gerindra itu menjelaskan, pengiriman 8.000 pasukan TNI ke ISF akan dilakukan secara bertahap.

Kepala Dinas Penerangan TNI AD Brigadir Jenderal Donny Pramono mengatakan, 8.000 prajurit TNI AD dalam kondisi siap berangkat paling lambat Juni 2026 mendatang.

“Sekitar 1.000 personel ditargetkan dalam kondisi siap berangkat pada awal April 2026,” jelas Brigadir Donny.

Namun keberangkatan prajurit TNI masih menunggu keputusan politik negara.

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *