Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono minta pemerintah segera evaluasi WNI di tengah meletusnya konflik Pakistan dan Afganistan. Dok. dpr.go.id

Beranda / Politik / DPR Desak Pemerintah Evakuasi WNI di Pakistan-Afganistan

DPR Desak Pemerintah Evakuasi WNI di Pakistan-Afganistan

PravadaNews – Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono angkat bicara mengenai situasi geopolitik terkait konflik antara Pakistan dan Afganistan.

Dalam keteranganya, sosok yang akrab disapa Dave itu mendesak pemerintah segera mengambil langkah cepat untuk mengevakuasi WNI ada di Pakistan dan Afganistan.

“Perkembangan eskalasi militer antara Pakistan dan Afghanistan yang kini telah mencapai titik ‘perang terbuka’ tentu menjadi perhatian serius bagi Komisi I DPR RI,” kata Dave kepada wartawan, Sabtu (28/2/2026).

Dave menilai, konflik kedua negara itu akan memicu ketegangan di negara tetangga dan kawasan Asia Selatan.

Menurut Dave, perang terbuka antara Pakistan dan Afghanistan akan berimbas terhadap eskalasi keamanan dan stabilitas ekonomi internasional.

Baca Juga: DPR Minta BGN Keluarkan Daftar Hitam untuk Pengelola Dapur MBG Nakal

“Dalam konteks tersebut, Indonesia sebagai bagian dari komunitas global perlu mengantisipasi dampak langsung maupun tidak langsung, terutama terkait keselamatan warga negara Indonesia yang berada di wilayah tersebut,” ujar Dave.

Oleh karena itu, Dave mendesak pemerintah melalui kedutaan besar Indonesia di masing-masing negara untuk segera memberikan perlindungan untuk WNI.

Dave memastikan, akan membangun koordinasi secara intensif dengan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) dalam rangka memantau situasi terbaru di kedua negara tersebut.

“Komisi I DPR RI mendorong pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri untuk terus memantau perkembangan di lapangan, berkoordinasi dengan perwakilan RI di kawasan, serta menyiapkan langkah evakuasi bila kondisi semakin memburuk,” ungkap Dave.

“Keselamatan WNI merupakan mandat konstitusional yang tidak bisa ditawar, sehingga kesiapsiagaan menjadi hal yang mutlak,” sambung Dave.

Baca Juga: Banggar DPR Minta BGN Evaluasi Dapur MBG

Dave meyakini, pemerintah pusat akan berupaya menjalankan langkah-langkah diplomasi kepada kedua negara yang saat ini sedang berkonflik sesuai dengan prinsip politik luar negeri bebas aktif.

Politisi Partai Golkar itu menambahkan, langkah politik bebas aktif itu diharapkan dapat menjadi poin penting bagi Indonesia untuk dapat menghadirkan perdamaian di kedua negara.

“Indonesia memiliki rekam jejak sebagai mediator dan pendukung perdamaian, sehingga suara kita penting untuk mengingatkan bahwa konflik bersenjata hanya akan memperburuk penderitaan rakyat sipil,” tutup Dave.

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *