Sejumlah dapur SPPG sedang ngepak MBG. (Foto: BGN)

Beranda / Nasional / BGN Soroti Ketergantungan Pemasok di 80 SPPG Solo Raya

BGN Soroti Ketergantungan Pemasok di 80 SPPG Solo Raya

PravadaNews – Badan Gizi Nasional (BGN) menemukan sekitar 80 SPPG di wilayah Solo Raya masih bergantung pada 1 hingga 5 pemasok bahan pangan.

Selain berpotensi menimbulkan ketergantungan pada mitra tertentu, sejumlah dapur SPPG juga dilaporkan belum memiliki fasilitas pendukung memadai dan belum sepenuhnya memenuhi petunjuk teknis pembangunan dapur.

“Program MBG merupakan program strategis nasional, sehingga seluruh SPPG wajib menjalankan operasionalnya sesuai standar yang telah ditetapkan. Aspek manajerial, higienitas, dan kelayakan fasilitas dapur tidak boleh diabaikan,” ujar Nanik dikutip dari siaran pers BGN, Senin (9/3/2026).

Baca juga: Panglima TNI Perintahkan Siaga 1 | Pravada News

BGN meminta seluruh pengelola SPPG yang teridentifikasi memiliki kekurangan untuk segera melakukan pembenahan secara menyeluruh, baik dari sisi tata kelola pemasok bahan pangan, kelengkapan fasilitas dapur, maupun kesesuaian pembangunan dapur dengan standar teknis.

“Kami memberikan waktu maksimal satu bulan kepada SPPG yang belum memenuhi standar untuk melakukan pembenahan. Jika tidak ada perbaikan, BGN akan mengambil langkah evaluasi lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku,” Jelas Nanik.

Nanik menegaskan bahwa langkah evaluasi ini merupakan bagian dari upaya memastikan Program MBG berjalan dengan standar tinggi, transparan, serta memberikan manfaat optimal bagi masyarakat. “Kami ingin seluruh SPPG bekerja profesional dan mematuhi juknis yang telah ditetapkan agar pelayanan pemenuhan gizi kepada masyarakat tetap terjaga kualitasnya,” pungkasnya.

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *