PravadaNews – Presiden Prabowo Subianto berencana menempatkan Utusan Khusus Presiden di tiap-tiap Badan Usaha Miliki Negara (BUMN).
Penempatan itu dilakukan untuk mengawasi kinerja perusahaan plat merah tersebut.
“Saya telah menunjuk utusan-utusan khusus presiden dan akan saya tunjuk untuk di setiap BUMN yang kita kelola,” kata Presiden ketika memberikan pengarahan di HUT ke-1 Danantara, di Wisma Danantara, Jakarta Selatan, Rabu (11/3/2026).
Presiden Prabowo menilai, perlu pengawasan yang ketat di Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara. Menurutnya, pengawasan di Danantara sudah ketat.
“Saya kira Danantara ini adalah lembaga yang paling diawasi di Indonesia,” jelas Presiden.
Baca Juga: 451 Ribu Tiket Kereta Api Terjual
Tidak Ada Gunanya
Guru Besar Ilmu Politik Universitas Andalas (Unand), Prof Asrinaldi mengatakan, penempatan Utusan Khusus Presiden di BUMN sangat tidak tepat.
“Kurang tepat menurut saya, dan tidak ada gunanya,” kata Prof Asrinaldi kepada PravadaNews, Sabtu (14/3/2026).
Prof Asrinaldi menuturkan, setiap BUMN miliki direksi dan komisaris yang memiliki tugas mengatur roda perusahaan dan mengawasi kinerja perusahaan.
“Karena BUMN suda ada direksi dan komisarisnya,” kata Prof Asrinaldi.
Prof Asrinaldi memandang, jika Utusan Khusus Presiden ditempatkan di BUMN tidak memiliki payung hukum yang jelas.
“Justru akan tumpang tindih posisinya,” kata Prof Asrinaldi.
Prof Asrinaldi menduga penempatan itu hanya untuk bagi-bagi ‘kue’ kekuasan saja.
“Saya khawatir ini hanya bagian dari upaya presiden untuk bagi-bagi posisi pada mereka yang berjasa dalam Pilpres kemarin,” pungkas Prof Asrinaldi.
Daftar Nama Utusan Khusus Presiden
Berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 76/M Tahun 2024 tentang Pengangkatan Utusan Khusus Presiden Periode Tahun 2024-2029. Adapun para Utusan Khusus yang dilantik oleh Presiden Prabowo antara lain:
- Muhamad Mardiono, sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan;
- Setiawan Ichlas, sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Ekonomi dan Perbankan;
- Miftah Maulana Habiburrahman, sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan (Mengundurkan Diri Desember 2024);
- Raffi Farid Ahmad, sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni;
- Ahmad Ridha Sabana, sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah, Ekonomi Kreatif dan Digital;
- Mari Elka Pangestu, sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Perdagangan Internasional dan Kerja Sama Multilateral; dan
- Zita Anjani, Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata















