Federasi otomotif dunia, Fédération Internationale de l'Automobile (FIA) (Foto: dok Instagram @fia.official)

Beranda / Olahraga / FIA Batalkan GP Bahrain dan Arab Saudi

FIA Batalkan GP Bahrain dan Arab Saudi

PravadaNews– Federasi otomotif dunia, Fédération Internationale de l’Automobile (FIA), resmi membatalkan dua seri awal musim Formula 1 di Timur Tengah, yakni Grand Prix Bahrain dan Grand Prix Arab Saudi, menyusul meluasnya konflik kawasan antara Amerika Serikat–Israel dan Iran.

Pembatalan yang diumumkan pada Senin (16/3) itu tidak hanya berdampak pada balapan F1, tetapi juga pada rangkaian kejuaraan pendukung seperti Formula 2, Formula 3, dan F1 Academy yang semula digelar bersamaan di dua negara tersebut.

CEO Formula 1, Stefano Domenicali, mengatakan keputusan itu diambil setelah mempertimbangkan situasi keamanan yang memburuk di kawasan Timur Tengah.

“Meskipun ini adalah keputusan yang sulit untuk diambil, sayangnya ini adalah keputusan yang benar pada tahap ini mengingat situasi saat ini di Timur Tengah,” kata Domenicali dalam keterangan resmi Formula 1 dikutip Selasa (17/3/2026).

Baca juga : Verstappen Keluhkan Mobil Red Bull

Domenicali menuturkan, pihaknya menghargai dukungan promotor dan otoritas balap yang sebelumnya telah mempersiapkan penyelenggaraan dua balapan tersebut.

“Saya ingin mengambil kesempatan ini untuk berterima kasih kepada FIA serta promosi kami yang luar biasa atas dukungan dan pengertian mereka secara total karena mereka menantikan kedatangan kami dengan energi dan gairah mereka. Kami tidak sabar untuk kembali bersama mereka secepatnya setelah situasi mengizinkan kami untuk melakukannya,” ucap Domenicali.

Sementara itu, Presiden FIA, Mohammed Ben Sulayem, menegaskan keselamatan seluruh pihak menjadi pertimbangan utama dalam pembatalan ini.

Menurut Sulayem, kondisi geopolitik yang tidak menentu membuat penyelenggaraan balapan internasional di kawasan tersebut berisiko tinggi.

“Bahrain dan Arab Saudi sangat penting bagi ekosistem musim balap kami, dan saya berharap untuk kembali ke keduanya segera setelah situasi mengizinkan. Terima kasih tulus kepada promotor, mitra kami, dan kolega kami di seluruh kejuaraan atas pendekatan kolaboratif dan konstruktif yang telah menyebabkan keputusan ini,” kata Sulayem.

Sebelumnya, Grand Prix Bahrain dijadwalkan berlangsung pada 12 April, sementara Grand Prix Arab Saudi akan digelar sepekan kemudian pada 19 April.

Dengan pembatalan tersebut, kalender F1 kini memiliki jeda panjang selama 35 hari setelah balapan Grand Prix Jepang pada 29 Maret. Seri berikutnya baru akan digelar pada Grand Prix Miami yang dijadwalkan berlangsung 3 Mei.

Pihak penyelenggara memastikan tidak ada seri pengganti yang akan mengisi dua slot balapan yang dibatalkan tersebut.

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *