PravadaNews – Kepolisian Resor Majalengka mengungkapkan kecelakaan tunggal yang melibatkan kendaraan Isuzu Elf Microbus di wilayah Kecamatan Cingambul pada Senin (23/3/2026) sekitar pukul 23.05 WIB mengakibatkan tiga orang meninggal dunia.
Peristiwa nahas tersebut diduga dipicu oleh faktor tertentu yang masih dalam penyelidikan aparat, sementara sejumlah penumpang lainnya dilaporkan mengalami luka-luka dan telah mendapatkan penanganan medis.
Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengumpulkan keterangan saksi untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan, termasuk kondisi kendaraan dan faktor kelalaian pengemudi.
Insiden ini kembali menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dalam berkendara, terutama pada perjalanan malam hari dan di jalur rawan kecelakaan.
Kepala Satlantas Polres Majalengka AKP Pandu Surya Renata mengatakan, kecelakaan tersebut terjadi di Jalan Raya Panjalu-Cikijing.
Baca juga: Polisi Ditlantas Polda Metro Wafat Usai Amankan Arus Mudik
Pandu menyampaikan kecelakaan itu bermula saat kendaraan Isuzu Elf bernomor polisi Z 7012 CN tersebut, melaju dari arah Panjalu menuju Cikijing.
“Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara dan keterangan saksi, kecelakaan tersebut menyebabkan tiga orang meninggal dunia,” kata Pandu, Selasa (24/3).
Pandu menjelaskan kendaraan tersebut diketahui membawa rombongan keluarga asal Karawang, yang sedang dalam perjalanan setelah berkunjung ke keluarga di wilayah Ciamis dan melanjutkan perjalanan ke objek wisata Pangandaran.
Pandu menuturkan saat melintasi jalan yang menurun dan menikung tajam di kawasan Blok Maniis Tonggoh, kendaraan tersebut diduga hilang kendali sehingga oleng ke sisi kanan jalan.
“Mobil kemudian masuk ke dalam parit dan terguling dengan posisi roda berada di atas,” kata Pandu.
Polisi mencatat terdapat 21 orang, yang berada di dalam kendaraan tersebut saat kejadian berlangsung.
Dari jumlah tersebut, kata dia, tiga orang meninggal dunia, lima orang mengalami luka berat, dan 13 orang lainnya mengalami luka ringan.
“Korban meninggal dunia masing-masing Hasyim Adnan yang merupakan pengemudi, Mohamad Ali, serta Nanda,” kata Pandu.
Pandu merinci untuk korban luka berat di antaranya Desi Fatimah, Entang, dan Nurmala yang langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat.
Petugas kepolisian bersama warga setempat, mengevakuasi seluruh korban dari kendaraan untuk mendapatkan penanganan medis.
“Pengendara kami imbau untuk beristirahat jika merasa lelah atau mengantuk, terutama saat melintasi jalur yang memiliki medan berat,” tutur Pandu.















