Gedung DPD, DPR dan MPR RI Senayan, Jakarta Pusat. Dok. Negus Gibran/PravadaNews

Beranda / Politik / MPR: Imunisasi Anak Harus Prioritas

MPR: Imunisasi Anak Harus Prioritas

PravadaNews – Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat meminta pemerintah untuk menjadikan pemenuhan imunisasi dasar lengkap bagi anak sebagai prioritas utama dalam kebijakan kesehatan nasional yang dijalankan secara konsisten dan berkelanjutan.

Menurut Lestari, langkah tersebut sangat penting guna memastikan perlindungan optimal terhadap generasi muda dari berbagai penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi, sekaligus memperkuat ketahanan kesehatan masyarakat secara menyeluruh.

Lestari menekankan, konsistensi dalam pelaksanaan program imunisasi tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan vaksin, tetapi juga mencakup edukasi kepada masyarakat, pemerataan akses layanan kesehatan hingga ke daerah terpencil, serta penguatan sistem pemantauan dan evaluasi.

Dengan komitmen yang kuat dari pemerintah dan dukungan berbagai pihak, Lestari berharap cakupan imunisasi dasar lengkap di Indonesia dapat terus meningkat sehingga mampu menekan risiko wabah penyakit dan menciptakan generasi yang lebih sehat di masa depan.

Menurut Lestari, para pemangku kepentingan harus serius menangani hal ini demi mencegah ledakan kasus penyakit menular seperti campak yang membahayakan kesehatan masyarakat.

“Upaya peningkatan layanan kesehatan terhadap anak harus menjadi perhatian serius semua pihak, untuk melindungi generasi penerus bangsa dari ancaman penyakit menular seperti campak,” kata Lestari di Jakarta, Jumat (27/3/2026).

Lestari menjelaskan, berdasarkan data Kementerian Kesehatan, hingga pekan ke-8 tahun 2026, kasus campak menunjukkan angka yang mengkhawatirkan. Tercatat 10.453 suspek campak, dengan 8.372 di antaranya terkonfirmasi sebagai kasus campak, serta enam orang dilaporkan meninggal dunia.

Tak hanya itu, sebanyak 45 Kejadian Luar Biasa (KLB) campak tersebar di 29 kabupaten dan kota yang tersebar di 11 provinsi. Daerah tersebut meliputi Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tengah.

Lestari juga menyoroti program imunisasi massal yang tengah dijalankan pemerintah di 102 kabupaten dan kota. Menurut dia, upaya ini perlu didukung penuh oleh masyarakat agar berhasil menekan lonjakan kasus.

Dia pun mengakui masih ada sejumlah kendala dalam pelaksanaan imunisasi lengkap. Beberapa di antaranya, rendahnya pemahaman orang tua tentang pentingnya imunisasi, kekhawatiran akan efek samping seperti demam, serta maraknya hoaks dan isu negatif seputar vaksin.

“Selain itu keterbatasan akses dan ketersediaan vaksin di sejumlah daerah juga masih menjadi tantangan,” pungkas Lestari.

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *