Komandan Dirgantara IRGC Brigadir Jenderal Seyyed Majid Mousavi. (Foto: Dok. Press TV)

Beranda / Mancanegara / IRGC Akan Respons Tegas Terhadap Pelanggaran Gencatan Senjata

IRGC Akan Respons Tegas Terhadap Pelanggaran Gencatan Senjata

PravadaNews – Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) memperingatkan, setiap pelanggaran gencatan senjata selama dua minggu oleh para agresor akan memicu respons langsung dengan kekuatan penuh.

Komandan Angkatan Udara IRGC, Brigadir Jenderal Seyyed Majid Mousavi, menulis dalam sebuah pesan di X bahwa Amerika Serikat dan Israel telah mengalami dan menyaksikan Iran siap siaga melakukan serangan jika terjadi pelanggaran gencatan senjata.

“Jika musuh melakukan kesalahan sekecil apa pun, mereka akan menghadapi respons dengan kekuatan penuh,” kata Mousavi, melansir Press TV, Kamis (9/4/2026).

Dalam unggahan serupa di platform media sosial, komandan Angkatan Laut IRGC juga mengulangi peringatan tersebut, mengatakan bahwa para agresor telah menyaksikan sebelumnya hari ini bagaimana angkatan bersenjata siap untuk menanggapi setiap pelanggaran gencatan senjata.

Iran dan AS menyetujui gencatan senjata pada Selasa malam setelah perang tanpa provokasi selama 40 hari yang memicu serangan rudal dan drone tanpa henti oleh Angkatan Bersenjata Iran terhadap musuh.

Hanya beberapa jam setelah pengumuman gencatan senjata, IRGC mengatakan pasukannya telah mencegat dan menghancurkan sebuah drone penyerang di langit provinsi Fars, Iran. Sebuah kilang minyak yang terletak di Pulau Lavan, Iran, juga diserang setelah gencatan senjata.

IRGC telah memperingatkan dalam pernyataan sebelumnya bahwa setiap masuknya pesawat AS-Israel ke wilayah udara Iran—bahkan tanpa aksi militer—melanggar gencatan senjata dan akan memicu respons yang tegas.

Sejak AS dan Israel melancarkan perang ilegal mereka terhadap Iran pada 28 Februari, IRGC telah melancarkan lebih dari 100 gelombang operasi rudal dan drone terhadap target-target utama AS dan Israel.

Serangan balasan tersebut, yang dilakukan sebagai bagian dari Operasi True Promise 4, memaksa ratusan pasukan AS keluar dari wilayah tersebut dan menimbulkan kerugian miliaran dolar pada aset-aset AS di negara-negara Teluk Persia.

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *