Cara Mengatasi Batuk Berdahak pada Bayi. (Foto: Dok. Alodokter)

Beranda / Kesehatan / Cara Mengatasi Batuk Berdahak pada Bayi

Cara Mengatasi Batuk Berdahak pada Bayi

PravadaNews – Batuk berdahak pada bayi bukanlah kondisi yang berbahaya, tetapi bisa membuat bayi tidak nyaman dan rewel.

Oleh karena itu, sebagai orang tua perlu memahami cara menangani batuk berdahak yang dialami bayi dengan tepat.

Infeksi virus dan bakteri merupakan penyebab utama batuk berdahak pada bayi. Beberapa contoh penyakit infeksi yang bisa menyerang saluran pernapasan bayi adalah batuk rejan, bronkiolitis, dan pneumonia.

Cara Meredakan Batuk Berdahak Pada Bayi

Meski dahak atau lendir mengandung sel darah putih yang berfungsi untuk membantu melawan kuman, dahak atau lendir akan berkumpul di tenggorokan bayi bila dibiarkan. Kondisi ini bisa mengganggu pernapasannya.

Baca Juga: 3 Makanan yang Dilarang untuk Ibu Hamil 1 Bulan

Melansir dari laman Alodokter, untuk mengatasi batuk berdahak pada bayi, orang tua dapat melakukan beberapa hal berikut ini:

  1. Perbanyak asupan cairan bayi

Saat bayi mengalami batuk berdahak, sebaiknya orang tua memberikan asupan cairan yang cukup. Langkah ini bertujuan untuk mengencerkan dahak dan membantu tubuhnya melawan infeksi penyebab batuk berdahak.

Anda juga disarankan untuk tetap, bahkan lebih sering memberikan ASI kepada Si Kecil. Selain menguatkan imunitas Si Kecil, pemberian ASI juga bisa membantu mengencerkan dahak agar lebih mudah dikeluarkan.

  1. Pastikan bayi cukup istirahat

Bayi yang sakit akan menjadi rewel dan sulit istirahat. Kondisi ini bisa membuat bayi lebih lama menderita batuk berdahak.

Usahakan bayi cukup tidur agar imunitas tubuhnya kuat melawan penyebab batuk berdahak.

  1. Jaga kelembapan udara dalam ruangan

Menjaga kelembapan udara di sekitar bayi dipercaya mampu mengurangi lendir yang ada di tenggorokannya. Dengan begitu, bayi pun bernapas dengan lebih lega.

  1. Jauhkan bayi dari polusi

Ketika bayi sedang batuk, penting untuk menjauhkannya dari polusi, seperti asap rokok atau udara kotor. Hal ini guna mencegah agar iritasi dan batuknya tidak memburuk.

Perlu diingat, hindari pemberian obat bebas tanpa resep dokter. Selain itu, hindari pula memberikan madu kepada bayi yang belum genap berusia 1 tahun untuk meredakan batuk.

Soalnya, pemberian madu justru bisa menyebabkan terjadinya botulisme.

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *