Foto: Rafael Leao Merayakan Gol Penyeimbang./Dok; Instagram AC Milan

Beranda / Olahraga / Ditahan Como di San Siro Milan Gagal Pangkas Jarak di Klasmen

Ditahan Como di San Siro Milan Gagal Pangkas Jarak di Klasmen

PravadaNews– Laga lanjutan Serie A di Stadion San Siro, Kamis dini hari WIB, 19 Februari 2026, menjadi panggung penyesalan bagi AC Milan. Sempat membuka peluang memangkas jarak dari puncak klasemen, Rossoneri justru harus puas bermain imbang 1-1 melawan Como setelah kesalahan fatal di babak pertama mengubah arah pertandingan.

Gol pembuka Como lahir pada menit ke-32 lewat situasi yang tak terduga. Kiper Milan, Mike Maignan, gagal mengalirkan bola dengan sempurna dari lini belakang. Umpannya yang lemah dipotong gelandang muda Como, Nico Paz, yang langsung melepaskan sepakan mendatar ke gawang.

“Saya harus bertanggung jawab atas momen itu. Kesalahan kecil di level ini sangat mahal,” ujar Maignan seusai laga dikutip dari Bolanet, Jumat (20/2/2026).

Gol tersebut menjadi yang kesembilan bagi Paz musim ini dan membuat publik tuan rumah terdiam. Milan mencoba merespons cepat. Dua menit berselang, Rafael Leao memperoleh peluang emas di depan gawang, tetapi kiper Como, Maxime Butez, tampil sigap menggagalkan upaya tersebut.

Memasuki babak kedua, Milan meningkatkan intensitas serangan. Tekanan beruntun akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-64. Berawal dari umpan panjang Jashari, Leao mengontrol bola dan melihat Butez sedikit meninggalkan garis. Ia melepaskan chip terukur yang mengubah skor menjadi 1-1.

“Itu soal membaca situasi dalam sepersekian detik,” kata Leao seusai laga.

“Kami tidak ingin kehilangan poin di kandang, tapi inilah sepak bola,” sambungnya.

Gol tersebut menjadi yang kedelapan bagi Leao di kompetisi domestik musim ini dan menghidupkan kembali harapan tuan rumah. Milan nyaris berbalik unggul pada menit ke-74 ketika Leao menanduk bola hasil situasi sepak pojok. Namun, bola hanya membentur mistar.

Pelatih Milan Massimiliano Allegri , menilai timnya membayar mahal satu kesalahan di babak pertama.

“Kami menguasai permainan di babak kedua, tetapi efisiensi menjadi pembeda. Detail kecil menentukan hasil akhir,” ujarnya.

Hingga lima menit tambahan waktu berakhir, skor tak berubah. Hasil imbang ini membuat Milan hanya mampu memangkas jarak menjadi tujuh poin dari rival sekota, Inter Milan, di puncak klasemen Serie A. Adapun Como tetap bertahan di peringkat keenam dengan 42 poin.

Alih-alih menjaga momentum perburuan gelar, Milan kini dihadapkan pada pekerjaan rumah memperbaiki konsistensi dan meminimalkan kesalahan sendiri yang berujung mahal.

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *