PravadaNews – Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak mengungkap data jumlah jemaah umrah asal Indonesia tahun ini mencapai 2,6 juta orang.
Angka itu diperkirakan masih terus melonjak seiring dengan tingginya minat masyarakat untuk beribadah ke Tanah Suci.
“Tahun ini saja jamaah umrah 2,6 juta yang ke Saudi Arabia dan kemungkinan akan terus naik,” kata Dahnil dikutip pada Kamis (26/2/2026).
Baca juga: BPKH Beberkan Risiko Tantangan Kelola Dana Haji
Dahnil mengatakan, selain umrah, jumlah jemaah haji Indonesia pada 2026 tercatat sebanyak 221 ribu orang.
Dengan jumlah tersebut, menurut Dahnil, pemerintah Indonesia memiliki kepentingan besar untuk menjaga hubungan bilateral yang kuat dengan pemerintah Arab Saudi, terutama dalam kegiatan penyelenggaraan ibadah haji dan umrah.
“Tahun ini jamaah haji kita 221 ribu. Tentu kami berkepentingan menjalin hubungan yang sangat kuat dengan pemerintah Saudi Arabia,” ujarnya.
Dahnil menilai negara Arab Saudi merupakan mitra strategis dari pemerintah Indonesia, khususnya dalam urusan layanan keagamaan.
Ia menyebut komunikasi antara kedua negara berlangsung intens, mengingat kebutuhan jemaah Indonesia yang besar setiap tahunnya.
Ia juga berharap hubungan kedua negara tersebut bersifat timbal balik, termasuk peningkatan kunjungan warga Arab Saudi ke Indonesia.
“Kami berharap ke depan kunjungan masyarakat Saudi Arabia ke Indonesia juga meningkat seiring jamaah haji dan umrah kita yang terus bertambah,” tutup Dahnil. (GIB)















