Presiden Iran, Masoud Pezeshkian. (Foto: Dok. PressTV)

Beranda / Mancanegara / Iran Tidak akan Tinggalkan Lebann Hadapi Agresi Israel

Iran Tidak akan Tinggalkan Lebann Hadapi Agresi Israel

PravadaNews – Presiden Masoud Pezeshkian mengatakan Iran, tidak akan pernah meninggalkan Lebanon setelah pemboman brutal Israel terhadap bangunan-bangunan perumahan meskipun ada gencatan senjata.

Sejak Rabu, ketika Iran dan AS mengumumkan gencatan senjata 15 hari yang mencakup Lebanon dalam perang 41 hari, rezim Israel telah menargetkan berbagai wilayah di seluruh negara Arab tersebut, menewaskan sedikitnya 254 orang dan melukai 1.165 lainnya.

“Agresi baru oleh rezim Zionis terhadap Lebanon secara terang-terangan melanggar gencatan senjata awal,” tulis Pezeshkian dalam sebuah unggahan di akun X-nya, dikutip Jumat (10/4/2026).

Baca Juga: IRGC Akan Respons Tegas Terhadap Pelanggaran Gencatan Senjata

Pakistan telah mengkonfirmasi bahwa Lebanon termasuk dalam gencatan senjata yang dimediasinya. Namun, Israel dan AS mengklaim gencatan senjata tersebut tidak termasuk Lebanon, dengan Israel mengumumkan akan melanjutkan serangannya terhadap negara tersebut.

“Tindakan seperti itu menandakan penipuan dan ketidakpatuhan, membuat negosiasi menjadi tidak berarti,” kata Presiden Pezeshkian.

“Tangan kita tetap berada di pelatuk. Iran tidak akan pernah meninggalkan saudara-saudari Lebanon-nya,” tambahnya.

Pada hari Kamis, Perdana Menteri Lebanon Nawaf Salam mengatakan bahwa ia telah menelepon Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif, dan memintanya untuk “mengkonfirmasi bahwa gencatan senjata mencakup Lebanon untuk mencegah terulangnya serangan Israel yang terjadi kemarin.”

Menteri Luar Negeri Pakistan Ishaq Dar dan mitranya dari Arab Saudi, Pangeran Faisal bin Farhan, menyatakan keprihatinan mendalam atas pelanggaran gencatan senjata di Lebanon dan menekankan perlunya penghormatan dan implementasi penuh kesepakatan gencatan senjata untuk memastikan perdamaian dan stabilitas yang langgeng.

Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri Pakistan menyerukan kepada komunitas internasional untuk mengambil langkah-langkah mendesak dan konkret untuk mengakhiri agresi tersebut, seraya menegaskan kembali “solidaritas teguh Islamabad dengan pemerintah dan rakyat Lebanon selama masa sulit ini”.

Ketua parlemen Iran telah memperingatkan bahwa Teheran memandang Lebanon sebagai “bagian yang tak terpisahkan dari gencatan senjata” dan berjanji akan memberikan “tanggapan yang kuat,” bertepatan dengan meningkatnya seruan internasional agar Lebanon dimasukkan dalam gencatan senjata.

Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) telah mengumumkan bahwa Iran sedang mempersiapkan tanggapan yang “menyesalkan” terhadap serangan Israel yang kembali terjadi di Lebanon, dan memperingatkan bahwa setiap serangan terhadap Hizbullah adalah serangan terhadap Republik Islam.

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *