Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri. (Foto: dok Instagram @dyahrproestwp)

Beranda / Ekonomi / Kemendag Bidik 1.200 PMI ke Jerman

Kemendag Bidik 1.200 PMI ke Jerman

PravadaNews- Kementerian Perdagangan Republik Indonesia menargetkan penempatan 1.200 Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke Jerman pada 2026 sebagai tahap awal implementasi kerja sama jasa profesi Indonesia-Jerman.

Langkah ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Aurelium Global Talent GmbH dan PT Tenriawaru Elite Internasional di Frankfurt, Selasa (24/2/2026).

Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri mengatakan, kerja sama tersebut menjadi bagian dari strategi diversifikasi ekspor nasional yang kini tak lagi bertumpu pada perdagangan barang.

Baca juga: Petaka Industri Dalam Negeri

“Penandatanganan nota kesepahaman ini merupakan wujud nyata penguatan ekspor jasa Indonesia. Kami memandang jasa profesi sebagai sektor strategis yang mampu meningkatkan nilai tambah, daya saing sumber daya manusia, serta memperluas kehadiran Indonesia di pasar global,” ujar Roro dalam keterangan resminya, dikutip Kamis (26/2).

Menurut Roro, sektor jasa menunjukkan tren peningkatan, ditopang bonus demografi Indonesia di tengah menurunnya populasi usia produktif di sejumlah negara maju.

Roro menilai kemitraan dengan perusahaan Jerman itu mencerminkan kepercayaan pasar Eropa terhadap kompetensi tenaga kerja Indonesia.

“MoU tersebut mencakup pelatihan dan penempatan PMI ke Jerman dan negara-negara berbahasa Jerman. Pada tahap awal penempatan 1.200 PMI ditargetkan dari total kebutuhan 4.000 tenaga kerja terampil, dengan potensi nilai kerja sama sekitar EUR 2 juta,” tutur Roro.

Roro menambahkan, kesepakatan tersebut merupakan tindak lanjut misi dagang sektor jasa ke Berlin pada September 2025, yang menjadi bagian promosi Trade Expo Indonesia 2025. Kementerian Perdagangan menggandeng Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia dan Kementerian Luar Negeri dalam penjajakan kerja sama tersebut.

Sebelumnya, pada ajang Trade Expo Indonesia 2025, Aurelium juga menandatangani Letter of Intent dengan PT Mitra Sinergi Sukses senilai EUR 2,4 juta. Perusahaan itu menyampaikan kebutuhan sekitar 4.000 tenaga kerja dari berbagai industri di Eropa dengan estimasi nilai manfaat ekonomi hingga EUR 80 juta apabila seluruh kebutuhan terpenuhi.

“Kami berkomitmen terus mengawal dan memfasilitasi pengembangan kerja sama serupa sebagai bagian dari diplomasi perdagangan jasa Indonesia, guna memperluas akses pasar, meningkatkan kualitas tenaga kerja, serta memperkuat kontribusi sektor jasa terhadap perekonomian nasional,” kata Roro.

Sementara itu, CEO Aurelium Global Talent GmbH, Sunarlia Boesenberg, mengatakan kebutuhan tenaga kerja di Jerman meningkat dalam beberapa tahun terakhir, terutama di sektor perhotelan, ritel modern, dan layanan kesehatan.

“Kami berharap penandatanganan MoU ini dapat menjadi langkah lanjutan upaya penempatan PMI di Jerman. Dalam beberapa tahun terakhir, Jerman membutuhkan tenaga kerja dalam berbagai sektor, sementara Indonesia memiliki ketersediaan tenaga kerja yang cukup besar. Kami memandang kondisi ini sebagai peluang membangun kerja sama yang saling menguntungkan bagi kedua negara,” kata Sunarli.

Secara terpisah, President Director PT Tenriawaru Elite Internasional, Dhiena Yuliawati, menyebut PMI memiliki daya saing global sepanjang dibekali pelatihan dan sertifikasi yang memadai.

“Melalui kerja sama ini, kami menargetkan penempatan hingga 4.000 tenaga kerja terampil Indonesia. Bagi Indonesia, ini berarti penciptaan lapangan kerja, peningkatan kompetensi, dan peluang internasional. Sedangkan bagi Jerman, ini membantu menjawab kebutuhan tenaga kerja terampil dan mendukung keberlanjutan sektor industri,” ujar Dhiena. (Bila)

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *