Mantan Menteri Pertahanan pada era pemerintahan Abdurrahman Wahid alias Gus Dur dan Susilo Bambang Yudhoyono alias SBY, Juwono Sudarsono. (Foto: Wikipedia)

Beranda / Nasional / Mahfud: Juwono Sosok Ilmuwan Visioner

Mahfud: Juwono Sosok Ilmuwan Visioner

PravadaNews – Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD mengenang sosok Juwono Sudarsono sebagai ilmuwan besar yang memiliki kontribusi luas dalam pemikiran strategis, khususnya di bidang pertahanan dan hubungan internasional.

Pernyataan tersebut disampaikan sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan warisan intelektual Juwono yang dinilai telah memberi arah penting bagi perkembangan kebijakan keamanan nasional Indonesia.

Mahfud menilai, Juwono bukan hanya seorang pejabat negara, tetapi juga akademisi yang mampu menjembatani dunia teori dan praktik dalam pengelolaan pertahanan negara.

Kiprahnya selama ini dianggap telah memberikan pengaruh signifikan, baik dalam lingkup pemerintahan maupun dunia pendidikan, sehingga kepergiannya meninggalkan kehilangan besar bagi bangsa Indonesia.

“Sejujurnya beliau seorang ilmuwan besar yang menguasai masalah pertahanan dari optik geopolitik global,” kata Mahfud dikutip dari Antara, sabtu (28/3/2026).

Baca juga: Indonesia Kehilangan Juwono Sudarsono

Oleh sebab itu, memandang Juwono merupakan orang yang sangat tepat menjadi Menhan pada masanya.

“Beliau orang yang sangat tepat menjadi Menhan pada masanya. Orangnya santun, bicaranya tidak meledak-ledak, tetapi daya tariknya luar biasa kuatnya,” kenangnya.

Ia kemudian berharap Juwono mendapat surga Allah SWT. “Semoga beliau mendapat surga-Nya,” doa Mahfud.

Sebelumnya, Mantan Menteri Pertahanan pada era pemerintahan Abdurrahman Wahid alias Gus Dur dan Susilo Bambang Yudhoyono alias SBY, Juwono Sudarsono, meninggal dunia.

Kepergian tokoh yang dikenal sebagai akademisi sekaligus negarawan tersebut menjadi duka mendalam bagi bangsa Indonesia, mengingat kontribusinya yang besar dalam bidang pertahanan, diplomasi, serta pengembangan pemikiran strategis di tanah air.

Selama masa pengabdiannya, Juwono dikenal sebagai sosok yang berperan penting dalam memperkuat kebijakan pertahanan nasional dan mendorong reformasi di sektor keamanan.

Kepergiannya meninggalkan jejak panjang dalam perjalanan kebijakan pertahanan Indonesia, sekaligus kenangan atas dedikasinya dalam menjaga kedaulatan negara melalui pendekatan intelektual dan diplomatik.

Kabar duka tersebut dibenarkan oleh Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan Brigadir Jenderal TNI Rico Ricardo Sirait, dikutip dari Antara, Sabtu (28/3).

Rico menyampaikan, Guru Besar Ilmu Hubungan Internasional Universitas Indonesia tersebut meninggal dunia pada Sabtu (28/3) pukul 13.45 WIB di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta.

Rencana, pemakaman Menteri Pendidikan dan Kebudayaan pada masa Presiden Ke-3 RI Bacharuddin Jusuf Habibie tersebut dijadwalkan pada Minggu (29/3), di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan.

Adapun, selain menjabat sebagai Menhan maupun Mendikbud, Juwono diketahui sempat menjadi Menteri Negara Lingkungan Hidup pada masa Presiden Ke-1 RI Soeharto.

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *