PravadaNews – Pengiriman prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke wilayah Gaza, Palestina untuk misi perdamaian ditunda.
Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Vahd Nabyl kepada wartawan, Jumat (20/3/2026).
“Dapat kami sampaikan bahwa pengiriman pasukan perdamaian Indonesia ke Gaza saat ini ditunda dan segala pembahasan terkait Board of Peace masih ditangguhkan (on hold),” kata Juru Bicara (Jubir) Kemlu Vahd Nabyl kepada wartawan, Jumat (20/3/2026).
Vahd mengatakan, saat ini fokus pemerintah Indonesia yakni memantau kondisi di Timur Tengah. “Pemerintah Indonesia terus memantau secara seksama perkembangan situasi, khususnya situasi keamanan di Timur Tengah,” kata Vahd.
Vahd menekankan, keterlibatan Indonesia pada International Stabilization Force (ISF) sesuai dengan kepentingan nasional dan hukum internasional.
“Dapat kami tekankan kembali bahwa setiap kemungkinan partisipasi Indonesia dalam International Stabilization Force (ISF) berada sepenuhnya di bawah kendali nasional Indonesia,: kata Vahd.
“Serta, berlandaskan mandat Dewan Keamanan PBB Resolusi 2803 (2025), serta selaras dengan politik luar negeri bebas-aktif, kepentingan nasional RI dan hukum internasional,” pungkas Vahd.















