Ilustrasi bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) yang tidak laik jalan. (Foto: Chat GPT)

Beranda / Nasional / Petugas Temukan Bus AKAP Tak Laik Jalan

Petugas Temukan Bus AKAP Tak Laik Jalan

PravadaNews – Petugas Unit Pengelola Pengujian Kendaraan Bermotor (UP PKB) masih menemukan sejumlah bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) yang tidak laik jalan saat melakukan pemeriksaan di Terminal Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (13/3/2026).

Temuan tersebut diperoleh dalam kegiatan inspeksi keselamatan atau ramp check yang dilakukan untuk memastikan kondisi kendaraan angkutan umum memenuhi standar keselamatan sebelum beroperasi mengangkut penumpang.

Dalam pemeriksaan itu, petugas mendapati beberapa bus memiliki sejumlah kekurangan teknis, mulai dari kelengkapan administrasi hingga kondisi komponen kendaraan yang dinilai tidak memenuhi syarat kelayakan jalan.

Pemeriksaan ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan keselamatan transportasi serta mencegah potensi kecelakaan di jalan raya, khususnya bagi bus AKAP yang melayani perjalanan jarak jauh dengan jumlah penumpang yang cukup besar.

Baca juga: BMKG Ingatkan Pemudik Waspadai Panas di Jalur Sumsel

Petugas pun mengingatkan para operator dan pengemudi bus untuk secara rutin melakukan perawatan kendaraan serta memastikan seluruh persyaratan teknis dan administrasi telah dipenuhi sebelum kendaraan dioperasikan.

“Kami lakukan pemeriksaan bus yang beroperasi mengangkut penumpang yang akan mudik ke kampung halaman dalam momen libur Idulfitri 1447 Hijriah,” kata Kepala Terminal Bus Tanjung Priok, Sandi di Jakarta, dikutip Sabtu (14/3).

Ada lima unit bus yang dilakukan pemeriksaan uji petik atau “ramp check” yang dilakukan UP PKB Cilincing. Dari lima bus yang diperiksa, total ada tiga yang dinyatakan laik jalan dan ditempelkan stiker yang menyatakan angkutan mudik ini telah melalui pemeriksaan dan siap menjadi angkutan mudik Lebaran 2026.

Kemudian ada dua unit bus yang tak laik jalan, yakni bus PO Sinar Jaya yang berangkat dari Jakarta menuju Surabaya. Bus tersebut tidak dilengkapi kartu pengawasan yang berlaku dan pintu darurat yang tidak dapat beroperasi dengan baik.

Kemudian bus PO Agramas yang berangkat dari Jakarta menuju Pacitan. Bus ini tidak memiliki alat pemadam api ringan (apar) dan pintu darurat yang tidak beroperasi dengan baik.

“Temuan ini kemudian ditindaklanjuti ke perusahaan otobus agar mengganti dengan kendaraan yang laik jalan atau dilakukan perbaikan,” kata Sandi.

Sebelumnya, Sandi memastikan seluruh bus AKAP yang masuk ke Terminal Tanjung Priok mengikuti pemeriksaan. Selain kendaraan sopir yang akan mengantarkan penumpang dalam Arus Mudik 2026 diperiksa kesehatannya.

Pihaknya memastikan dalam menghadapi arus mudik, pengelola terminal juga menyiapkan sejumlah fasilitas pendukung. Sandi mengimbau masyarakat yang akan mudik agar tetap memperhatikan aspek keamanan selama perjalanan.

Pemudik perlu memastikan rumah dalam kondisi aman sebelum ditinggalkan serta tidak mengenakan perhiasan mencolok saat bepergian.

“Semoga dengan pemeriksaan terhadap kondisi kendaraan dan kesiapan fasilitas, arus mudik di Terminal Tanjung Priok dapat berlangsung aman, tertib dan nyaman bagi masyarakat,” kata Sandi.

Selain itu, pihaknya membuka posko kesehatan bekerja sama dengan puskesmas dan Badan Narkotika Nasional (BNN). “Ini termasuk pemeriksaan kesehatan dan tes urine bagi pengemudi,” kata Sandi.

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *