Ilustrasi polisi melakukan operasi penyakit masyarakat. (Foto: Chat gpt)

Beranda / Hukum / Polda DIY Ungkap 56 Kasus Penyakit Masyarakat

Polda DIY Ungkap 56 Kasus Penyakit Masyarakat

PravadaNews – Kepolisian Daerah (Polda) Polda Daerah Istimewa Yogyakarta berhasil mengungkap puluhan kasus penyakit masyarakat dalam pelaksanaan operasi penertiban yang digelar menjelang Ramadan.

Dalam kegiatan yang diberi sandi Operasi Pekat Progo 2026 tersebut, aparat kepolisian mencatat sedikitnya 56 kasus berhasil diungkap selama operasi berlangsung pada 18 hingga 27 Februari 2026 di berbagai wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.

Pengungkapan ini merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam menekan berbagai bentuk penyakit masyarakat, seperti peredaran minuman keras ilegal, praktik perjudian, prostitusi, hingga tindak kriminalitas lain yang dinilai berpotensi mengganggu ketertiban dan keamanan masyarakat.

Melalui operasi terpadu tersebut, polisi juga mengamankan sejumlah pelaku serta barang bukti, sekaligus memperkuat langkah preventif guna menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif menjelang bulan suci Ramadan di wilayah DIY.

Baca juga: Eks Menag Yaqut Masuk Tahanan KPK

Kepala Subdirektorat IV Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda DIY AKBP Tri Wiratmo mengatakan, operasi kepolisian tersebut untuk menekan berbagai bentuk penyakit masyarakat yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Operasi ini menyasar peredaran dan penjualan minuman keras, narkotika dan obat-obatan terlarang, prostitusi, perjudian, peredaran bahan peledak, dan kejahatan lainnya,” ujar Tri dikutip Jumat (13/3/2026).

Dari pengungkapan tersebut polisi menetapkan 65 tersangka dari berbagai kasus yang ditangani selama operasi berlangsung.

Selain itu, polisi juga menyita sejumlah barang bukti, antara lain 3.599 botol minuman keras, 13 unit telepon seluler, uang tunai Rp2.879.000, 1.425 butir obat-obatan, dua golok, kartu domino, sepasang dadu, 48 alat kontrasepsi, serta sekitar 720 gram bahan petasan.

Berbagai barang bukti tersebut diamankan dari sejumlah lokasi di wilayah DIY yang menjadi sasaran penindakan selama operasi berlangsung.

“Operasi ini dilaksanakan untuk menciptakan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan kondusif selama bulan Ramadhan hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri,” ujar Tri.

Kepolisian akan terus melakukan penindakan terhadap berbagai bentuk penyakit masyarakat guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban di wilayah DIY.

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *