Gedung Polda Metro Jaya. (Foto: Humas Polri)

Beranda / Hukum / Polisi Dalami Kasus Andrie Yunus

Polisi Dalami Kasus Andrie Yunus

PravadaNews – Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus disiram air keras oleh Orang Tidak Dikenal (OTK).

Akibatnya, Andrie alami luka serius di sekujur tubuh terutama pada area tangan kanan dan kiri, muka, dada, serta bagian mata.

Peristiwa tersebut terjadi sesaat setelah Andrie Yunus usai melakukan perekaman siniar (podcast) di Kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBHI) bertajuk “Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia” yang rampung pada sekitar pukul 23.00 WIB.

Baca Juga: Aktivis KontraS Disiram Air Keras

Atas peristiwa tersebut, Andrie Yunus kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan secara medis. Dari hasil pemeriksaan, Andrie mengalami luka bakar sebanyak 24 persen.

“Informasi yang kami himpun tersebut, kami menilai tindakan penyiraman air keras ini merupakan upaya untuk membungkam suara-suara kritis masyarakat khususnya pembela HAM,” ujar Koordinator Badan Pekerja KontraS, Dimas Bagus Arya di Jakarta, Jumat (13/3/2026).

Polda Metro Jaya Lakukan Pendalaman

Sementara itu, Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri berjanji akan mengusut penyiraman air keras keapda Andrie Yunus.

Kapolda menyampaikan, pihaknya masih melakukan pendalaman. Tim dari Polda Metro Jaya terus bergerak untuk menangkap pelaku.

“Masih dilakukan pendalaman. Anggota saya masih bekerja, bekerja keras,” ujar Irjen Asep Edi Suheri kepada wartawan di Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta Timur, Sabtu (14/3/2026).

Kendati begitu, Kapolda belum bisa memberikan informasi lebih lanjut terkait peristiwa tersebut. “Doakan saja bisa terungkap dengan cepat ya,” ujar Kapolda.

Desak Kepolisan Tangkap Dalang Penyiraman

Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak mengutuk aksi penyiraman air keras kepada Andrie Yunus. Dahnil meminta agar aparat penegak hukum menangkap aktor di balik penyiraman tersebut.

“Saya mengutuk keras siapa pun pelaku penyerangan air keras terhadap aktivis KontraS. Tidak ada ruang untuk pelaku-pelaku teror seperti itu,” kata Dahnil kepada wartawan, Sabtu (14/3/2026).

Dahnil mendesak agar pihak kepolisian bergerak cepat untuk menangkap pelaku teror terhadap Andrie.

“Saya akan ikut mendesak agar pihak kepolisian segera menangkap dan mengungkap siapa di balik teror tersebut,” kata Dahnil.

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *