Presiden Republik Indoensia (RI) Prabowo Subianto. (Foto: PravadaNews/Gemini AI)

Beranda / Nasional / Prabowo Ultimatum Penegak Hukum

Prabowo Ultimatum Penegak Hukum

PravadaNews– Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto menegaskan, pihaknya akan tetap berkomitmen melakukan agenda pembenahan atau reformasi pada setiap instrumen pemerintahan yang di pimpinnya.

Prabowo menekankan, pembenahan atau reformasi yang didorong tidak akan terbatas pada satu lembaga, melainkan juga mencakup seluruh aparatur negara yang memiliki kewenangan dalam penegakan hukum.

Prabowo menyatakan, perbaikan kondisi bangsa tidak dapat dipisahkan dari reformasi institusi-institusi tersebut.

“Saya pertama ingin memberi kesempatan tiap lembaga untuk membersihkan diri. Kamu bisa perbaiki diri enggak? Kalau kau perbaiki diri saya akan kasih kesempatan,” ungkap Prabowo dikutip Senin (23/3/2026).

Baca juga: Tak Ada Tempat Untuk Pangkalan Militer Asing

Prabowo mengungkapkan, pembenahan sektor penegakan hukum termasuk Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) merupakan elemen kunci dalam visinya.

Upaya tersebut sebagai bagian dari transformasi menyeluruh untuk memperkuat fondasi negara dan memulihkan kepercayaan publik.

Prabowo juga secara terbuka mendesak kedua institusi untuk segera melakukan pembenahan internal.

Prabowo menggarisbawahi pentingnya menjaga nilai integritas lembaga, terutama di tengah sorotan publik yang semakin tajam terhadap kinerja aparat.

“Polisi harus beresin diri. Saya alumni TNI, TNI harus beda sendiri. Saya enggak rela institusi saya yang begitu dicintai rakyat tercemar oleh pejabat-pejabat,” ujar Prabowo.

Prabowo memperingatkan, tindakan individu aparat yang menyalahgunakan kekuasaan dapat berdampak luas terhadap citra lembaga secara keseluruhan.

Menurut Prabowo, satu pelanggaran yang dilakukan salah satu anggota aktif di TNI maupun Polri dapat merusak reputasi ratusan ribu personel lain yang menjalankan tugas dengan baik.

Prabowo menambahkan, pemerintah yang dipimpin nya tak akan mentoleransi pelanggaran hukum yang dilakukan oleh aparat negara termasuk perilaku arogan terhadap masyarakat.

Meski begitu, Prabowo mengaku akan memberikan ruang bagi masing-masing institusi untuk melakukan pembenahan secara mandiri sebelum intervensi lebih lanjut dilakukan.

“Yang saya ingin lakukan adalah transformasi bangsa, saya ingin perbaiki kondisi bangsa itu semua termasuk di situ adalah alat-alat penegak hukum,” tutup Prabowo.

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *