Jet tempur multiperan asal Prancis, Dassault Rafale, telah mendarat di Indonesia Januari lalu. (Foto: tni-au.mil.id)

Beranda / Nasional / Tiga Jet Tempur Buatan Perancis Tiba di Indonesia

Tiga Jet Tempur Buatan Perancis Tiba di Indonesia

PravadaNews – Kementerian Pertahanan (Kemhan) umumkan tiga unit jet tempur multi peran buatan Prancis, Dassault Rafale, telah mendarat di Indonesia sejak Januari lalu.

Adapun kehadiran tiga jet tempur tersebut telah menambah armada bagi TNI dalam menjalankan tugas pengamanan di wilayah Nusantara. Tiga jet tempur kini ditempatkan di Riau.

Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kemhan Brigadir Jenderal TNI Rico Sirait membenarkan ihwal kedatangan tersebut.

“Rafale sudah hadir. Tiga unit bulan Januari lalu sudah tiba dan ditempatkan di Riau,” kata Rico di Jakarta, dikutip Kamis (26/2/2026).

Baca juga: Produk UMKM Lokal Kini Naik Kelas

Kedatangan tiga pesawat tempur itu merupakan pengiriman tahap pertama dari jumlah total kontrak pembelian 42 unit Rafale.

Baik pemerintah Indonesia dan Perancis telah sepakat meneken pengadaan jet tempur produksi Prancis dalam beberapa tahap pengiriman.

Rico mengungkapkan, pengiriman tahap kedua diperkirakan bakal berlangsung pada pertengahan tahun ini.

Kementerian, kata dia, kini tengah menyiapkan seremoni penerimaan yang rencananya digelar terpusat dan melibatkan Presiden.

“Batch berikutnya mungkin pertengahan tahun. Pada saat itu akan ada acara penerimaan yang disiapkan secara terpusat dan diselenggarakan bersama Bapak Presiden,” ujarnya.

Ia menyebut jumlah pesawat yang akan datang masih cukup banyak. Dari total 42 unit yang dipesan, tiga unit baru terealisasi pada pengiriman awal sementara untuk tahap kedua, Kemhan diperkirakan kembali menerima tiga unit.

“Batch-nya masih banyak karena jumlahnya memang Rafale itu 42 unit,” katanya.

Rico menambahkan, berdasarkan kesepakatan kontrak kerjasama skema pengiriman jet tempur itu diatur secara bertahap dengan total proses pemenuhan seluruh kontrak 42 Rafale diproyeksikan berlangsung dalam beberapa tahun mendatang.

“Batch kedua ini kemungkinan tiga lagi, jadi baru enam. Demikian seterusnya sampai beberapa periode ke depan,” tutup Rico. (GIB)

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *