PravadaNews – Dunia musik Indonesia berduka. Penyanyi dan penulis lagu Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada Sabtu (7/3) setelah beberapa tahun berjuang melawan kanker ginjal.
Kabar wafatnya pelantun lagu Nuansa Bening tersebut pertama kali beredar luas melalui media sosial setelah sejumlah musisi dan tokoh publik menyampaikan ucapan belasungkawa.
Pihak keluarga kemudian mengonfirmasi bahwa Vidi Aldiano meninggal dunia pada Sabtu sore, 7 Maret 2026, setelah menjalani perawatan intensif akibat kanker ginjal yang telah dideritanya selama beberapa tahun terakhir.
Ucapan duka juga disampaikan oleh presenter dan kreator konten Deddy Corbuzier melalui akun Instagram pribadinya.
Baca juga: Britney Spears Terjerat DUI | Pravada News
Dalam unggahannya, Deddy menuliskan pesan emosional yang ditujukan kepada sahabatnya tersebut.
“My heart is broken. Badly broken. You gone too soon… Beautiful soul… Vidi Aldiano,” tulisnya melalui akun @mastercorbuzier dengan ilustrasi hati retak berlatar hitam.
Unggahan tersebut langsung menarik perhatian warganet dan dibanjiri ribuan komentar berisi doa serta ungkapan kehilangan dari para penggemar.
Selain Deddy Corbuzier, sejumlah tokoh musik seperti komposer Andi Rianto dan pengamat musik Adib Hidayat juga turut menyampaikan belasungkawa atas kepergian Vidi.
Sebelumnya, penyanyi kelahiran Jakarta itu diketahui mengidap kanker ginjal sejak 2019. Ia sempat menjalani operasi serta serangkaian perawatan medis, termasuk pengobatan di luar negeri.
Dalam beberapa bulan terakhir, aktivitasnya di dunia hiburan diketahui berkurang karena fokus pada proses pemulihan kesehatan.
Vidi Aldiano dikenal sebagai salah satu penyanyi pop Indonesia yang memulai karier sejak akhir 2000-an. Selain lagu “Nuansa Bening”, ia juga populer melalui sejumlah karya seperti Status Palsu dan Cinta Jangan Kau Pergi yang sempat meraih perhatian luas di industri musik Tanah Air.
Kepergian Vidi Aldiano meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan musisi, serta para penggemarnya di Indonesia. (Bila)















