PravadNews – Wakil Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia (Wamenhaj RI), Dahnil Anzar Simanjuntak berharap, kunjungan masyarakat Arab Saudi ke Indonesia meningkat seiring bertambahnya jumlah jemaah Haji dan Umrah asal RI.
Pernyataan itu disampaikan Dahnil dalam perayaan Hari Berdirinya Kerajaan Arab Saudi atau Saudi Founding Day di Jakarta, dikutip Rabu (25/2/2026).
“Kami berharap ke depan kunjungan masyarakat Saudi Arabia ke Indonesia itu juga meningkat seiring dengan jamaah haji dan umrah kita yang juga terus meningkat,” ujar Dahnil.
Menurut Dahnil, Arab Saudi merupakan mitra strategis bagi Indonesia, sehingga menjaga hubungan kedua negara menjadi keharusan. Dahnil menekankan, Indonesia ialah satu-satunya negara selain Arab Saudi yang memiliki kementerian yang secara strategis menangani urusan Haji dan Umrah.
“Kedua kementerian di negara masing-masing terus menjalin hubungan dan berkomunikasi secara intens dalam upaya memenuhi kebutuhan jemaah Haji dan Umrah dari Indonesia di Saudi,” kata Dahnil.
Baca Juga: Koalisi Gugat Pasal Umrah Mandiri UU Haji ke MK
Berdasarkan data yang disampaikan Dahnil menunjukkan peningkatan signifikan jumlah jemaah. Tahun ini, sekitar 2,6 juta jemaah Umrah asal Indonesia diperkirakan berangkat ke Arab Saudi, sementara jamaah Haji mencapai 221 ribu orang. Ia optimistis tren ini akan terus naik.
Sementara itu, Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal bin Abdullah Al-Amudi, menegaskan bahwa hubungan kedua negara semakin mendalam dan strategis.
Menurut Faisal, kerja sama antara Raja Salman bin Abdulaziz dan Putra Mahkota Mohammed bin Salman dengan Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto terus mengarah ke level lebih strategis.
“Hubungan ini akan terus ditingkatkan, sehingga hubungan tersebut mencapai apa yang kita harapkan,” tutup Faisal.















