Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah RI Suci Annisa (Foto: dok Kemenhaj RI)

Beranda / Nasional / Satu Jemaah Kembali Wafat pada Haji 2026

Satu Jemaah Kembali Wafat pada Haji 2026

PravadaNews – Pemerintah melaporkan tambahan satu jemaah haji Indonesia wafat pada Selasa (5/5/2026), sehingga total kematian selama operasional haji 1447 Hijriah/2026 Masehi kini mencapai 10 orang.

Mayoritas penyebab kematian disebut berkaitan dengan penyakit kardiovaskular dan gangguan pernapasan.

Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah RI, Suci Anisa, mengatakan jemaah yang wafat terbaru adalah A.N. Soleh Salimar, perempuan asal Kabupaten Bogor, Jawa Barat, yang tergabung dalam kloter CKS05.

“Innalillahi wa inna ilaihi roji’un, kami menyampaikan duka cita yang mendalam,” kata Suci dalam keterangan resmi, dikutip Kamis (7/5/2026).

Baca juga : Kemenhaj Bakal Cabut Izin Penyelenggara Nakal

Menurut Suci, penyebab kematian yang paling banyak terjadi di antara jemaah ialah penyumbatan pembuluh darah ke jantung serta radang paru-paru. Pemerintah, kata Suci, berupaya menekan risiko dengan memastikan layanan kesehatan berjalan optimal di seluruh lini.

“Kami terus memastikan layanan kesehatan berjalan optimal, baik melalui pos kesehatan kloter, sektor maupun fasilitas Klinik Kesehatan Haji Indonesia dan rumah sakit rujukan di Arab Saudi,” ungkap Suci.

Di tengah catatan kematian tersebut, lanjut Suci, pemerintah juga menyoroti penguatan layanan bimbingan ibadah bagi jemaah. Hingga saat ini, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daerah Kerja Madinah telah menerima 29.497 izin masuk Raudhah (tasreh), dengan 341 izin terbit pada 5 Mei 2026.

Suci mengimbau jemaah memanfaatkan aplikasi Nusuk untuk mengakses layanan masuk ke Raudhah di Masjid Nabawi sesuai jadwal.

“Selain itu, bimbingan ibadah juga diperkuat melalui konsultasi umrah sunnah, pendampingan jemaah termasuk yang sakit sebelum keberangkatan ke Makkah, serta edukasi langsung di sektor dan fasilitas kesehatan,” kata Suci.

Suci menegaskan pendekatan ini dilakukan untuk memastikan jemaah tidak hanya aman secara fisik, tetapi juga mendapatkan pendampingan ibadah secara optimal menjelang puncak pelaksanaan haji.

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *