PravadaNews – Kementerian Perdagangan (Kemendag) melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) melepas ekspor perdana produk yogurt ke Vietnam senilai 65 ribu dolar AS atau sekitar Rp1,13 miliar. Produk tersebut berasal dari PT Cisarua Mountain Dairy Tbk di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Direktur Jenderal PEN Fajarini Puntodewi menyebut ekspor perdana ini menjadi penanda bahwa produk olahan susu Indonesia semakin mampu bersaing di pasar global.
“Langkah ini semakin meneguhkan posisi dan daya saing produk yogurt nasional di pasar Vietnam dan Asia,” ujar Fajarini dalam keterangan di Jakarta, dikutip Kamis (7/5/2026).
Baca juga : PMI Turun Sektor Industri Melemah
Fajarini menilai capaian tersebut tidak terlepas dari meningkatnya kualitas produk dairy dalam negeri yang kini dinilai telah memenuhi standar internasional sekaligus menyesuaikan preferensi konsumen luar negeri.
Adapun data pemerintah menunjukkan kinerja ekspor produk olahan susu Indonesia terus mencatat pertumbuhan positif. Pada 2025, nilai ekspor sektor ini mencapai 71,68 juta dolar AS dengan tren kenaikan 2,35 persen dalam lima tahun terakhir.
Sementara itu, pada awal 2026, kinerja ekspor tercatat melonjak. Pada periode Januari-Februari 2026, nilai ekspor produk dairy mencapai 14,81 juta dolar AS atau tumbuh 63,43 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
Untuk komoditas yogurt, ekspor Indonesia ke pasar global juga meningkat menjadi 1,45 juta dolar AS pada dua bulan pertama 2026, naik 50,30 persen secara tahunan.
Fajarini mengatakan pemerintah terus membuka akses pasar melalui berbagai instrumen seperti misi dagang, pameran internasional, hingga business matching.
“Kami mengajak seluruh pihak untuk bersinergi demi memperkuat posisi produk Indonesia di pasar global,” tandasnya















