(kiri-kanan) Direktur Keuangan Hugofeber Parluhutan, Direktur Utama Khufran Hakim Noor, dan Direktur Operasional Bambang Eko Prabowo saat menggelar paparan publik (Public Expose) tahunan PT Ingria Pratama Capitalindo Tbk (GRIA) pada Selasa (30/6/2026) di Grand Zuri, BSD City, Tangerang Selatan. (Foto: Dok. PravadaNews)

Beranda / Ekonomi / Ingria Catat Laba Bersih 32,21%

Ingria Catat Laba Bersih 32,21%

PravadaNews – PT Ingria Pratama Capitalindo Tbk (GRIA) menegaskan komitmennya meningkatkan kualitas rumah subsidi dengan menghadirkan hunian yang lebih layak, nyaman, dan siap menghadapi kebutuhan masyarakat modern.

Penguatan kualitas tersebut menjadi salah satu fokus utama perusahaan dalam mendukung program penyediaan rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dan mendukung program 3 juta rumah yang dicanangkan Presiden RI Prabowo Subianto.

Komitmen itu disampaikan Direktur Utama GRIA Khufran Hakim Noor dalam Public Expose tahunan Perseroan yang digelar di Grand Zuri, BSD City, Tangerang Selatan, Selasa (30/6/2026). Menurutnya, kualitas bangunan menjadi prioritas utama dalam setiap proyek perumahan yang dikembangkan.

Khufran menjelaskan, peningkatan kualitas diwujudkan melalui pembangunan rumah yang lebih kokoh, pengembangan kawasan ramah lingkungan, serta penerapan tata kelola perusahaan yang baik. Langkah tersebut dilakukan agar rumah subsidi tidak hanya terjangkau, tetapi juga memiliki nilai jangka panjang bagi masyarakat.

Selain kualitas bangunan, GRIA kini menerapkan konsep smart home pada seluruh proyek perumahannya. Infrastruktur dasar seperti jaringan internet, air bersih, dan listrik telah diintegrasikan sejak tahap perencanaan kawasan.

Baca Juga: CPO Terjebak Bayang Resource Curse

Menurut Khufran, konsep tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin banyak bekerja maupun belajar dari rumah. Dengan demikian, penghuni dapat langsung menikmati fasilitas pendukung tanpa perlu melakukan penambahan infrastruktur secara mandiri.

“Pengalaman kami selama 13–14 tahun di bidang ini membuktikan bahwa 99,9 persen proyek kami bebas banjir dan tidak pernah kekurangan air,” ujar Khufran, Selasa (30/6/2026).

Khufran mengatakan keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa kualitas kawasan juga menjadi perhatian utama perusahaan. Perencanaan drainase, penyediaan air bersih, hingga pemilihan lokasi menjadi bagian penting dalam proses pembangunan.

Khufran menambahkan, rumah subsidi saat ini tidak lagi identik dengan kualitas bangunan yang rendah. Menurutnya, pengembang harus mampu menghadirkan hunian yang aman, nyaman, dan memiliki nilai investasi bagi pembeli.

Di sisi lain, GRIA juga terus mendukung program pembangunan tiga juta rumah yang dicanangkan pemerintah. Perseroan meyakini sektor swasta memiliki peran penting dalam mempercepat penyediaan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Direktur Keuangan GRIA Hugofeber Parluhutan mengungkapkan bahwa strategi peningkatan kualitas tersebut turut berdampak terhadap kinerja perusahaan. Perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp7,65 miliar pada tahun buku 2025 atau meningkat 32,21 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Menurut Hugofeber, peningkatan laba ditopang oleh efisiensi operasional dan kenaikan penjualan unit rumah. Penjualan Perseroan juga meningkat menjadi Rp69,06 miliar dibandingkan Rp65,02 miliar pada 2024.

Khufran menilai berbagai stimulus pemerintah membuat rumah subsidi semakin mudah dijangkau masyarakat. Dukungan tersebut berasal dari subsidi pemerintah, BP Tapera, hingga skema pembiayaan bagi anggota TNI dan Polri.

Hugofeber pun mengajak masyarakat, khususnya keluarga muda yang belum memiliki rumah, memanfaatkan kesempatan tersebut. Menurutnya, rumah subsidi menjadi pilihan tepat karena menawarkan bunga kredit tetap hingga puluhan tahun sekaligus memberikan nilai aset yang terus meningkat.

“Pesan saya untuk kepala keluarga yang belum memiliki rumah, belilah rumah subsidi sebagai rumah pertama. Bunganya flat hanya 5 persen hingga 20–30 tahun. Ini adalah langkah terbaik untuk melawan inflasi karena nilai aset rumah akan terus naik, berbeda dengan kendaraan yang nilainya menyusut. Belilah rumah subsidi, dan belilah di Ingria,” pungkas Hugofeber.

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *