PravadaNews – Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi menyoroti kegagalan intelijen dan kesalahan perhitungan Amerika Serikat.
Araghchi menyatakan bahwa perang melawan Iran merupakan contoh nyata dari salah satu kesalahan-kesalahan yang dilakukan Washington.
Araghchi berujar, Washington kini telah melakukan kesalahan perhitungan yang jauh lebih besar terkait Selat Hormuz.
Dalam sebuah unggahan di akun X-nya pada Kamis (13/8/2026), melansir Kantor Berita IRNA, Araghchi menulis bahwa AS melakukan kesalahan fatal berperang dengan Iran.
“AS telah lama melakukan kesalahan perhitungan akibat kegagalan intelijen. Contoh nyatanya: perang melawan Iran. Kini, kesalahan perhitungan yang lebih besar lagi terjadi terkait Selat Hormuz.”
“Lebih buruk daripada berita palsu adalah intelijen palsu. Berhati-hatilah,” ujar Araghchi.
Sang menteri lebih lanjut mengatakan, “Allah Maha Besar, Lebih Besar daripada kekuatan APA PUN di muka bumi. Kepada Allah kami bertawakal.”















