Tim Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) menyiapkan pasokan garam natrium klorida (NaCl) sebelum diangkut menggunakan pesawat kargo untuk penyemaian awan di wilayah Riau. (Foto: Dok. Media Center Riau)

Beranda / Nasional / Efek Puluhan Ton Garam NaCl pada Lahan Riau

Efek Puluhan Ton Garam NaCl pada Lahan Riau

PravadaNews – Puluhan ton garam natrium klorida (NaCl) digunakan dalam Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Riau. Langkah tersebut untuk meningkatkan peluang turunnya hujan saat kebakaran hutan dan lahan kembali terjadi.

Bahan semai itu bukan digunakan untuk memadamkan api secara langsung, melainkan membantu proses pembentukan hujan melalui teknologi modifikasi cuaca.

Kepala BPBD dan Damkar Riau Edy Afrizal melalui Kabid Kedaruratan Jim Gafur mengatakan, penyemaian NaCl kembali dilakukan sebanyak tiga sortie pada Rabu (26/8/2026).

Jim menjelaskan, penerbangan pertama menyasar Siak dan Bengkalis, kemudian sortie kedua menuju Pekanbaru, Siak, serta Kampar.

“Sortie pertama menyasar Siak dan Bengkalis, sortie kedua Pekanbaru, Siak dan Kampar, kemudian sortie ketiga Pelalawan dan Indragiri Hilir,” ujar Jim yang dilansir dalam laman Media Center Riau, Kamis (27/8). 

Penyemaian garam dalam OMC, menurutnya, dilakukan untuk membantu pembentukan awan hujan dan meningkatkan potensi terjadinya hujan pada wilayah sasaran.

Dengan tambahan tiga ton NaCl ini, total bahan semai yang telah digunakan dalam rangkaian OMC Riau mencapai 33 ton.

Adapun Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pernah menjelaskan NaCl atau garam menjadi salah satu bahan semai yang digunakan dalam operasi modifikasi cuaca.

Diketahui, NaCl berfungsi sebagai aerosol inti kondensasi yang membantu mempercepat proses hujan dalam mekanisme penyemaian awan.

Dalam pelaksanaan OMC, teknologi tersebut tidak menciptakan hujan dari kondisi tanpa awan, melainkan memengaruhi proses fisis di dalam awan yang telah tersedia.

Karena itu, efektivitas penyemaian bergantung pada kondisi atmosfer dan keberadaan awan yang memenuhi syarat untuk dilakukan operasi.

Penggunaan NaCl dalam penanganan karhutla Riau menjadi bagian dari strategi pemerintah memanfaatkan teknologi modifikasi cuaca untuk membantu menghadirkan hujan di wilayah sasaran.

Melalui OMC, penanganan karhutla tidak hanya dilakukan melalui pemadaman di darat, tapi juga dengan upaya meningkatkan peluang hujan menggunakan pendekatan berbasis teknologi.

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *