PravadaNews – Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menyatakan bahwa serangan AS terhadap Pulau Larak di Teluk Persia menimbulkan korban jiwa.
IRGC mengatakan, serang tersebut menyebabkan gugur dan terlukanya sejumlah personel militer serta warga sipil Iran.
IRGC menegaskan tekad untuk membalas tindakan agresi Washington tersebut.
Dalam sebuah pernyataan pada Minggu malam (30/8/2026), melansir Berita IRNA, kantor humas IRGC menyebutkan bahwa tindakan agresi Amerika-Zionis lahir dari keputusasaan untuk menghidupkan kembali peran jahat serta kredibilitas mereka yang kian merosot di mata negara-negara kawasan.
Pihaknya menambahkan bahwa tindakan ini akan memicu respons dari Angkatan Bersenjata. Iran bertrkad untuk membalas kejahatan yang dilakukan AS-Zionis.














