Mehrabad International Airport. (Foto: Dok. IRNA)

Beranda / Mancanegara / Iran Tutup Wilayah Udara Selama 6 Jam Setelah Serangan Israel

Iran Tutup Wilayah Udara Selama 6 Jam Setelah Serangan Israel

PravadaNews – Iran menutup wilayah udaranya selama enam jam ke depan pasca beberapa ledakan yang terjadi.

Pernyataan itu diumumkan juru bicara Organisasi Penerbangan Sipil, Majid Akhavan, Sabtu (28/2/2026).

“Penutupan itu akan dilakukan selama enam jam hingga pemberitahuan lebih lanjut,” ujar Akhavan.

Sebelumnya, terjadi ledakan hebat di sejumlah wilayah di Teheran. Ledekan itu menimbulkan asap tebal di pusat kota Teheran. Ledakan-ledakan ini dilaporkan terjadi di dua tempat di Teheran.

Baca juga: Israel Serang Iran, Jalan di Teheran Hancur

Sebelumnya, Israel melancarkan serang rudal ke ibu kota Teheran, Iran, pada Sabtu, 28 Februari 2026. Laporan media Iran menyatakan, akibat serangan tersebut, jalan di daerah Jomhouri di Teheran hancur.

Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz mengklaim pihaknya telah melancarkan serangan pendahuluan. Serangan terhadap Iran, kata Katz, untuk melindungi Israel dari ancaman.

“Israel telah melancarkan serangan pendahuluan terhadap Iran, untuk menghilangkan ancaman terhadap Israel,” kata Katz, dikutip Times of Israel.

Setelah serangan itu, Israel menyatakan keadaan darurat untuk seluruh wilayah. Serangan Israel terhadap Iran ini dilakukan di tengah meningkatnya militer Amerika Serikat di kawasan Iran.

Di sisi lain, pihak Iran belum memberikan pernyataan resmi atas serangan Israel tersebut. (Akb)

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *