PravadaNews- Kapten tim nasional (Timnas) Indonesia Jay Idzes menyesalkan kekalahan US Sassuolo Calcio dari SS Lazio dalam lanjutan Serie A musim 2025/2026. Sassuolo takluk 1-2 pada laga yang berlangsung di Stadio Olimpico, Selasa dini hari WIB.
Idzes mengatakan timnya meninggalkan lapangan tanpa poin setelah penampilan yang tidak maksimal, terutama pada fase awal pertandingan.
“Kami meninggalkan lapangan tanpa poin dan itu sangat disayangkan. Pada 20 menit pertama kami tidak bermain dengan baik, berbeda dengan pertandingan-pertandingan sebelumnya,” kata Idzes seperti dikutip dari laman resmi Sassuolo, Rabu (11/3/2026).
Baca juga: Beckham Putra Kirim Dukungan untuk Febri Hariyadi
Bek berusia 25 tahun itu menilai salah satu faktor utama kekalahan timnya adalah banyaknya kesalahan umpan yang dilakukan pemain Sassuolo sepanjang pertandingan. Padahal, kata Idzes, Sassuolo sempat menyamakan kedudukan melalui gol Armand Laurienté pada menit ke-35.
Idzes juga menyoroti gol penentu kemenangan Lazio yang tercipta pada masa tambahan waktu. Menurut dia, timnya seharusnya mampu bertahan lebih baik agar tidak kebobolan pada menit akhir.
“Saya kecewa dengan gol yang kami terima pada menit akhir. Kami seharusnya bisa melakukan sesuatu yang lebih baik agar tidak kebobolan,” ujar Idzes.
Sementara itu, pelatih Sassuolo Fabio Grosso menilai gol penentu kemenangan Lazio terjadi ketika energi para pemainnya sudah terkuras.
“Sayang sekali kami tidak bisa melanjutkan tren kemenangan saat melawan tim yang tidak dalam laju yang bagus. Ketika kami tidak dalam performa optimal, lawan memanfaatkan itu,” kata Grosso.
Adapun pada pertandingan tersebut, Lazio membuka keunggulan cepat melalui gol Daniel Maldini pada menit kedua. Sassuolo kemudian menyamakan skor lewat Laurienté sebelum akhirnya tuan rumah memastikan kemenangan melalui gol Adam Marušić pada menit ke-90+2.
Hasil itu menghentikan tren tiga kemenangan beruntun Sassuolo di liga. Sebaliknya, bagi Lazio, kemenangan tersebut menjadi tiga poin pertama dalam lima pertandingan terakhir di semua kompetisi.
Kendati demikian, Idzes menegaskan Sassuolo masih memiliki peluang memperbaiki posisi di klasemen karena kompetisi masih menyisakan sepuluh pertandingan.
“Musim kami penuh naik turun. Kami harus melewati masa-masa sulit dan terus berkembang. Kami tidak tahu akan finis di posisi berapa, tetapi kami ingin memberikan segalanya hingga akhir,” pungkas Idzes.















