Ilustrasi Pasar Kripto (Foto: dok Instagram @cfx_id) 

Beranda / Ekonomi / CFX Rilis Laporan Industri Kripto Bulanan

CFX Rilis Laporan Industri Kripto Bulanan

PravadaNews- Bursa Kripto Indonesia PT Central Finansial X (CFX) mulai merilis laporan perkembangan industri aset kripto secara berkala guna membuka akses data pasar kepada publik.

Direktur Utama CFX, Subani, mengatakan laporan tersebut disusun untuk menyediakan rujukan data yang dapat digunakan masyarakat dan pemangku kepentingan dalam memahami pergerakan pasar kripto di Indonesia.

“Sebagai bursa kripto, kami selalu berkomitmen menjaga kualitas ekosistem aset kripto melalui ketersediaan data transaksi yang valid dan transparan,” kata Subani dalam keterangannya dikutip Kamis (12/3/2026). 

Baca juga: Jalan Panjang Lahirnya CFX

Adapun laporan ini akan diterbitkan setiap bulan dan merangkum aktivitas transaksi yang terjadi di ekosistem Bursa Kripto CFX. Data yang disajikan mencakup sejumlah indikator utama, seperti volume perdagangan, frekuensi transaksi, serta jumlah konsumen aktif bulanan pada pasar spot dan derivatif.

Menurut Subani, laporan tersebut juga disebarluaskan melalui situs web resmi serta kanal media sosial CFX agar dapat diakses lebih luas oleh masyarakat.

“Dalam laporan periode 1-28 Februari 2026, CFX mencatat terdapat 1.457 aset kripto dan 127 kontrak derivatif aktif yang diperdagangkan melalui 25 Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) terdaftar,” ungkap Subani. 

Pada periode tersebut, kata Subani, volume perdagangan di pasar spot mencapai Rp24,33 triliun. Sementara itu, pasar derivatif mencatatkan volume transaksi sebesar Rp3,88 triliun.

Adapun lima aset kripto dengan volume perdagangan terbesar selama Februari ialah Tether (USDT), Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Pippin (PIPPIN), dan Solana (SOL).

Subani mengatakan publikasi laporan industri ini melengkapi sejumlah informasi pasar yang sebelumnya telah tersedia di situs resmi CFX. Di antaranya, Daftar Aset Keuangan Digital (DAKD) yang memuat aset kripto legal untuk diperdagangkan di Indonesia.

Selain itu, lanjut Subani, CFX juga menyediakan fitur ringkasan pasar yang menampilkan frekuensi dan volume perdagangan harian di pasar spot dan derivatif, termasuk pergerakan harga acuan aset kripto.

“Data industri, DAKD, hingga ringkasan pasar di website Bursa Kripto CFX dapat menjadi rujukan masyarakat ketika hendak berinvestasi aset kripto,” ujar Subani. 

Subani menambahkan CFX akan terus menambah instrumen data pasar guna memperkuat peran bursa sebagai sumber informasi industri kripto di Indonesia.

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *