Pemerintah memastikan tidak ada titip-menitip orang dalam dalam proses rekrutmen pegawai Koperasi Merah Putih dan Nelayan Merah Putih. (Gibran/PravadaNews)

Beranda / Ekonomi / Pemerintah Pastikan Tidak Ada Titipan di Seleksi KDMP 

Pemerintah Pastikan Tidak Ada Titipan di Seleksi KDMP 

PravadaNews – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan memastikan proses seleksi rekrutmen pegawai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Nelayan Merah Putih akan berlangsung secara profesional dan tanpa adanya praktik titip-menitip orang dalam. 

Dalam keteranganya, sosok yang akrab disapa Zulhas itu turut memastikan tidak ada jalur khusus kepada seluruh kandidat pelamar yang memiliki kedekatan dengan pihak tertentu.

Zulhas menekankan, pihaknya telah membentuk panitia seleksi nasional untuk mengawasi seluruh rangkaian proses seleksi di setiap daerah. 

“Tidak ada orang dalam. Yang datang ke Kemenko minta tolong juga tidak bisa, ke Menpan RB juga tidak bisa,” ujar Zulhas di gedung Kemenko Pangan, Jakarta Pusat, Senin (4/5/2026).  

Baca juga: Masyarakat Diminta Waspada Penipuan Seleksi Pegawai KDMP

Selain itu, Zulhas menekankan, segala bentuk upaya bantuan atau intervensi melalui orang tertentu yang memiliki jabatan strategis di dalam seleksi tidak akan dilayani.

Zulhas juga turut mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap praktik dari  pihak-pihak yang mengatasnamakan panitia rekrutmen dan meminta imbalan uang.

Menurut Zulhas permintaan uang dengan jaminan lolos rekrutmen  semacam itu merupakan modus  penipuan dan akan ditindak tegas oleh panitia seleksi.  

“Kalau ada yang minta uang, itu pasti penipuan. Laporkan saja ke aparat hukum atau polisi,” kata Zulhas. 

Zulhas, menegaskan juga telah  membentuk panitia seleksi skala  nasional untuk mengawal seluruh tahapan rekrutmen. 

Panitia nasional itu nantinya akan ditugaskan memastikan proses berjalan objektif, transparan, dan akuntabel, serta bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme.

Zulhas mengatakan, bahwa tidak ada pihak yang dapat menjamin kelulusan peserta mendaftarkan diri sebagai pegawai Koperasi Desa dan Nelayan Merah Putih. 

Zulhas menambahkan, seluruh  masyarakat untuk tetap waspada dan jangan terpengaruh terhadap modus penipuan serta percaya diri mengikuti proses sesuai prosedur tanpa mempercayai janji-janji dari pihak tertentu. 

“Diikuti saja. Tidak ada bayaran apa pun, dan tidak ada yang bisa menjamin,” tutup Zulhas. 

Sementara itu, Menteri Pan RB, Rini Widyantini mengungkapkan sebanyak 483 ribu orang tercatat telah mengikuti tahapan seleksi awal di dalam proses rekrutmen program KDMP dan Nelayan Merah Putih. 

Sosok yang akrab disapa Rini itu mengatakan pegawai Kopdes, Kopkel hingga Nelayan Merah Putih itu nantinya akan berstatus pegawai bukan sebagai aparatur sipil negara. 

Rini menyebut antusiasme publik sangat tinggi untuk mengikuti test tahapan awal dalam seleksi terkait pegawai KDMP dan Nelayan Merah Putih tersebut. 

“Sekarang yang ikut tes sekitar 483 ribu orang. Ini menunjukkan antusiasme masyarakat sangat tinggi,” ungkap Rini. 

Rini menuturkan pegawai Kopdes, Kopkel dan juga Nelayan Merah itu nantinya akan berstatus sebagai pegawai koperasi dengan skema berbasis kinerja. 

Rini mengatakan, usai dinyatakan lulus rangkaian tahapan seleksi, kemudian akan dilakukan proses penilaian lanjutan dengan skema BUMN yang berbasis poin kinerja dari seluruh calon pegawai. 

“Jadi Ini bukan seleksi CPNS atau PPPK. Ini statusnya nanti pegawai koperasi, mengikuti skema BUMN dan berbasis kinerja,” ujar Rini. 

Seluruh peserta yang dinyatakan berhasil lolos nantinya juga akan menjalani masa evaluasi kinerja terlebih dulu untuk memastikan kemampuan dan kompetensinya.

“Nanti dididik dulu, kemudian kita lihat kinerjanya. Karena kita cari SDM yang skill-nya benar-benar bagus,” pungkas Rini.

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *