Ilustrasi Angkutan Laut untuk Mudik (Foto: dok PravadaNews)

Beranda / Nasional / ASDP Bakauheni Terapkan Skema TBB Atasi Antrean Kendaraan

ASDP Bakauheni Terapkan Skema TBB Atasi Antrean Kendaraan

PravadaNews – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menerapkan skema Tiba-Bongkar-Berangkat (TBB) guna mengatasi antrean kendaraan pada arus balik Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah di lintasan utama Bakauheni–Merak.

Direktur Utama PT ASDP Heru Widodo, mengatakan skema TBB penting dilakukan agar tidak terjadi penumpukan kendaraan di kawasan pelabuhan.

“Kita akan berlakukan TBB. Skema TBB ini adalah tiba bongkar berangkat, yang kemudian ketika kapal bermuatan berangkat dari Pelabuhan Bakauheni, maka nanti di Merak hanya melakukan bongkar lalu kembali lagi ke Bakauheni untuk mengangkut para penumpang,” kata Heru, dikutip Rabu (25/3/2026).

Baca juga : Arus Mudik Merak–Bakauheni Mulai Terlihat Sejak H-8

Menurut Heru, salah satu kunci utama kelancaran operasional penyeberangan arus balik Lebaran 2026 adalah penerapan skema TBB.

Penerapan TBB yang dilakukan Pelabuhan Merak pada arus mudik kemarin telah terbukti mempercepat rotasi kapal dan meminimalisasi penumpukan kendaraan di pelabuhan.

Heru menyebut puncak arus balik Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di penyeberangan Bakauheni-Merak terjadi pada H+2 atau Selasa (24/3).

Menurut Heru, hingga saat ini pemudik di Pelabuhan Bakauheni masih terus berdatangan dan memadati sejumlah kantong parkir dermaga dan ruang tunggu penumpang.

“Puncak arus balik terjadi hari ini 24 Maret 2026 untuk gelombang pertama, kemudian diprediksi terjadi lagi pada 28-28 Maret 2026,” ujar Heru.

Untuk diketahui, lintasan penyeberangan yang menghubungkan Pulau Sumatera dan Jawa tersebut merupakan jalur vital dalam mendukung mobilitas masyarakat sekaligus distribusi logistik nasional.

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *