Ilustrasi proses pelaksanaan program hilirisasi itu pemerintah telah menyiapkan 13 proyek baru dengan nilai investasi yang diperkirakan mencapai Rp 239 triliun. (Foto: PravadaNews)

Beranda / Ekonomi / Pemerintah Siapkan Rp239 Triliun Genjot Hilirisasi 13 Proyek Baru

Pemerintah Siapkan Rp239 Triliun Genjot Hilirisasi 13 Proyek Baru

PravadaNews – Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto menginstruksikan percepatan program hilirisasi komoditas guna memperkuat pengelolaan sumber daya alam nasional.

Adapun untuk memperkuat proses pelaksanaan program hilirisasi itu pemerintah telah menyiapkan 13 proyek baru dengan nilai investasi yang diperkirakan mencapai Rp 239 triliun.

Arahan tersebut disampaikan oleh Presiden Prabowo kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dalam agenda rapat terbatas yang digelar di Hambalang, Jawa Barat, Rabu, 25 Maret 2026.

Dalam keterangannya, sosok yang akrab disapa Bahlil itu menuturkan Presiden telah meminta laporan menyeluruh mengenai proses perkembangan hilirisasi di dalam negeri.

Baca juga: Kata Bahlil 70% LPG Masih Impor

“Kita tambah lagi ada 13 item hilirisasi yang total investasinya kurang lebih sekitar Rp 239 triliun, dan akan kita bahas finalisasi,” kata Bahlil dikutip, pada Minggu (29/3/2026).

Sebelumnya, pemerintah telah mengkonfirmasi menjalankan 20 proyek hilirisasi. Pada tahap awal, pemerintah telah menjalankan 20 proyek hilirisasi.

Sebagian proyek saat ini telah memasuki tahap peletakan batu pertama (ground breaking), sedangkan sisanya dijadwalkan mulai konstruksi dalam waktu dekat.

“Tahap pertama yang 20 item, sebagian sudah di ground breaking, dan sebagian lagi bulan depan juga sudah akan dilakukan ground breaking,” kata Bahlil.

Selain hilirisasi, pemerintah juga akan memetakan pengembangan energi alternatif dalam rangka untuk memperkuat ketahanan dan kemandirian energi nasional.

Presiden, tambah Bahlil, juga turut meminta optimalisasi seluruh potensi energi domestik, mulai dari bioetanol, biodiesel berbasis crude palm oil (CPO), hingga percepatan transisi ke energi baru terbarukan.

“Bapak Presiden memerintahkan untuk mengoptimalkan seluruh potensi energi yang ada di kita, baik itu etanol, biodiesel dari CPO, termasuk mendorong transisi energi lewat energi baru terbarukan,” tutup Bahlil.

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *