Pemimpin Revolusi Islam, Ayatollah Seyyed Mojtaba Khamenei. (Foto: Dok. Press TV)

Beranda / Mancanegara / Ayatollah Khamenei Perintahkan Lembaga Peradilan Tidaklanjuti Kejahatan AS-Israel

Ayatollah Khamenei Perintahkan Lembaga Peradilan Tidaklanjuti Kejahatan AS-Israel

PravadaNews – Pemimpin Revolusi Islam, Ayatollah Seyyed Mojtaba Hosseini Khamenei menyerukan kepada aparat peradilan negara untuk menindaklanjuti kejahatan yang dilakukan terhadap bangsa Iran, khususnya akibat perang agresi AS-Israel.

Dalam pesan yang disampaikan pada Minggu (28/6), untuk memperingati hari syahidnya, Ayatollah Mohammad Beheshti dan para sahabatnya, Ayatollah Khamenei menyatakan, salah satu isu hukum dan peradilan terpenting yang dihadapi seluruh bangsa saat ini adalah upaya menuntut dan memulihkan hak-hak rakyat Iran yang dilanggar oleh “para penjahat internasional serta kekuatan yang arogan dan agresif.”

Dengan merenungkan keteguhan Imam Husein (AS) dan para pengikutnya, Pemimpin Revolusi mencatat bahwa sikap historis mereka dalam melawan penindasan dan tirani—yang terjadi sekitar 1.400 tahun yang lalu—terus memberikan pelajaran mendalam dan abadi bagi para pencari kebebasan di seluruh dunia.

Baca Juga: Kesepakatan Lebanon-Israel Dianggap Bermasalah

Ayatollah Khamenei lebih lanjut menekankan bahwa lembaga peradilan, sebagai pilar fundamental masyarakat, memikul tanggung jawab penting untuk melindungi hak-hak publik dan kebebasan yang sah, memerangi korupsi, menjunjung tinggi hukum ilahi, menegakkan keadilan, serta memastikan pengawasan yang ketat terhadap prinsip-prinsip tersebut.

Melansir dari Kantor Berita IRNA, Senin (29/6/2026), Pemimpin Revolusi menyatakan bahwa kerugian fisik, materi, dan psikologis yang diderita akibat serangan Amerika dan Zionis—mulai dari kejahatan perang di Minab dan Lamerd hingga serangan terhadap fasilitas medis dan layanan, bahkan pembantaian bayi yang baru lahir—harus dituntut secara serius di pengadilan domestik maupun internasional.

Ayatollah Mojtaba Khamenei menambahkan bahwa pengakuan dan pernyataan publik dari para pejabat AS dan kekuatan agresif terkait insiden-insiden tersebut merupakan bukti yang dapat mendukung proses hukum serta upaya pemulihan hak-hak yang dilanggar, sekaligus memastikan para pelaku kejahatan tersebut menanggung konsekuensi atas tindakan mereka.

Pemimpin Revolusi menekankan bahwa keberhasilan kinerja di bidang-bidang ini akan memperkuat kepercayaan publik terhadap sistem, seraya menyatakan bahwa penegakan keadilan harus mencapai tingkat di mana setiap orang yang tertindas memandang lembaga peradilan sebagai tempat perlindungan yang aman.

Menyatakan bahwa lembaga peradilan memegang posisi unik dan tak tertandingi dalam menggerakkan sektor-sektor lain, Pemimpin Revolusi juga menggarisbawahi perlunya reformasi di dalam lembaga peradilan itu sendiri. Ia menekankan bahwa transformasi peradilan yang komprehensif memerlukan ketulusan, ketakwaan, tekad, keberanian, inovasi, pemanfaatan teknologi modern secara efektif, serta tata kelola yang cerdas.

Tag:

Sign Up For Daily Newsletter

Stay updated with our weekly newsletter. Subscribe now to never miss an update!

I have read and agree to the terms & conditions

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *